KampungBerita.id
Kampung Raya Madrasah Surabaya Teranyar

Hari Santri Nasional 2024, PCNU Surabaya Imbau Takmir Masjid dan Musala Adakan Khotmil Quran

Peringatan Hari Santri Nasional 2014 dipusatkan di Tugu Pahlawan Surabaya.@KBID-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Nahdliyin (PCNU) Kota Surabaya mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh takmir masjid dan musala agar mengadakan Khotmil Quran pada Selasa (22/20/2024).

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Nomor: 295 /PC/A.II/L-1/10/2024 yang ditandatangani Ketua PCNU Kota Surabaya H. Ir. Masduki Toha dan Rais Syuriah KH. Ahmad Dzul Hilmi tertanggal 17 Oktober 2024.

Surat edaran tersebut berisi imbauan untuk seluruh takmir masjid dan musala agar mengadakan Khotmil Qur’an pada Selasa, 22 Oktober 2024, dimulai ba’da subuh sampai selesai dan diakhiri dengan doa untuk syuhada yang telah gugur dalam mempertahankan kedaulatan negara.

“Diimbau kepada takmir masjid dan musala di lingkungan NU pada Selasa  (22/20/2024)
untuk melaksanakan Khotmil Quran dan diakhiri doa untuk para syuhada,” ujar Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha, Jumat (18/10/2024).

Lebih jauh, Masduki menyampaikan pada Peringatan Hari Santri Nasional 2024 dengan tema: Santri adalah Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,
PCNU Kota Surabaya memusatkan kegiatan di Tugu Pahlawan Surabaya  mulai 20 -22 Oktober 2024 dengan menggelar berbagai acara. Di antaranya, istighosah doa bersama dan drama kolosal Hari Santri  2024 ‘Resolusi Jihad Fi Sabilillah’.

Ini hasil kolaborasi seniman Nahdliyin Surabaya yang akan digelar di halaman Tugu Pahlawan Surabaya pada Selasa (22/10/2024) pukul 19.00 WIB.

Sebagai informasi, Hari Santri nasional dicetuskan dengan tujuan meneladankan semangat jihad kepada para santri. Terutama tentang keindonesiaan yang digelorakan para ulama.

Sementara pemilihan 22 Oktober sendiri adalah merujuk pada satu peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH Hasyim Asyari pada 22 Oktober 1945 silam.

Hari Santri Nasional pertama kali ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Tujuan adalah untuk mengenang, meneladani dan melanjutkan peran ulama dan santri dalam membela dan mempertahankan NKRI, serta berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Terlebih, jika di Surabaya lantaran pada 10 November 1945 para santri turut berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia dalam momentum dahsyat pertempuran 10 November 1945.

Pertempuran ini tidak bisa lepas dari Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh Hadratusyekh KH Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945.KBID-BE

Related posts

BPJS Sidoarjo Ingatkan Rumah Sakit Untuk Perbarui Akreditasi

RedaksiKBID

Prioritaskan Program BLT dan Penghapusan Outsourcing, Warga All Out Dukung MA-Mujiaman

RedaksiKBID

Kapolda dan Gubenur Jatim Hadiri Kegiatan Jambore Kebangsaan dan Kewirausahaan

RedaksiKBID