KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Komisi B Dorong RPH Surabaya Ngelist Kebutuhan Relokasi ke TOW agar Mitra Jagal Tidak Lari

Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Muhammad Faridz Afif.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Di tengah polemik rencana relokasi jagal dari Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian ke Tambak Oso Wilangon (TOW), Komisi B DPRD Kota Surabaya
mendorong Perseroda RPH Surabaya ngelist kebutuhan untuk perpindahan itu agar mitra jagal tidak lari.

Hal ini disampaikan
Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Muhammad Faridz Afif. Menurut dia, kalau kebutuhan -kebutuhan tersebut tidak disiapkan, dikhawatirkan RPH Surabaya bisa kehilangan mitra jagalnya. “Karena aset utama RPH adalah mitra jagal,”ujar dia, Rabu (26/11/2025).

Politisi PKB ini menegaskan, mau tidak mau para mitra jagal tersebut nantinya harus pindah ke RPH TOW. Maka dari itu, kebutuhan untuk relokasi harus dipersiapkan lebih dulu. Contoh, RPH Surabaya  harus menyiapkan kendaraan untuk mengangkut atau mengirim dengan cepat daging dari RPH TOW ke Jalan Arimbi,
lokasi yang selama ini menjadi pusat distribusi daging di Surabaya.

“Kalau dulu dari RPH Pegirian tinggal jalan kaki saja sambil memanggul daging ke Jalan Arimbi. Tapi kalau sudah relokasi ke TOW tak bisa begitu karena jaraknya sekitar 15 km ke Arimbi. Ini yang harus dipikirkan oleh RPH Surabaya. Karena jika kebutuhan-kebutuhan mitra jagal itu terpenuhi, Insyaallah semua beres. Karena apa? Karena daging itu ada masanya, ada masa kekuatannya. Karena itu, harus cepat diangkut biar tetap fresh atau segar ketika dijual ke masyarakat,” ungkap dia.

Seperti diketahui, salah satu keberatan terbesar para jagal adalah jarak dari RPH TOW ke Jalan Arimbi, lokasi yang selama ini menjadi pusat distribusi daging. Waktu tempuh dianggap terlalu lama dan dikhawatirkan memengaruhi kualitas pasokan daging ke pasar.

Bagaimana untuk akomodasi mitra jagal? Afif menjelaskan, Pemkot Surabaya akan memenuhi kendaraan operasional yang dibutuhkan oleh RPH Surabaya.

Sebelumnya Dirut Perseroda RPH Surabaya, Fajar Arifinto Isnugroho memastikan seluruh keberatan para mitra jagal akan diakomodasi sebelum keputusan final ditetapkan. “Prinsipnya, RPH Surabaya berusaha semaksimal mungkin untuk mengakomodir kepentingan mitra jagal RPH Pegirian dan mencari solusi yang tidak merugikan pihak mana pun,” ujar Fajar.

Dia mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi intensif dengan Komisi B, Bagian Perekonomian dan Sumber Daya, DKPP, warga perwakilan mitra jagal, guna menyusun skema pemanfaatan RPH TOW dengan baik dan merinci apa saja kebutuhannya jika relokasi tetap dilakukan.
“Proses ini masih berjalan dan akan ada pertemuan lanjutan setelah melihat kondisi riil di lapangan,” tandas dia.

Salah satu kendala yang disorot adalah jarak tempuh dari RPH TOW ke Jalan Arimbi yang selama ini jadi pusat distribusi daging di Surabaya.
“Masalah jarak ini yang sedang kita pecahkan dan carikan solusi,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Cegah Penyebaran Virus Corona, Pemkot Surabaya Larang Pedagang Berjualan Terompet

RedaksiKBID

Respon Keputusan PSBB, Sidoarjo Lakukan Pemetaan dan Siapkan Aturan

RedaksiKBID

Februari 2026 Arus Petikemas TPS Tetap Tumbuh, Pengguna Jasa Apresiasi Kualitas Layanan

Baud Efendi