PLN Distribusi Jatim Tekankan Pentingnya K3 dalam Pekerjaan

General Manager PLN Distribusi Jatim Dwi Kusnanto saat apel deklarasi pelayanan penanaman tiang beton patuh K3.

KAMPUNGBERITA.ID – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Distribusi Jawa Timur berkomitmen untuk melakukan pekerjaan dengan selalu memperhatikan aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Hal tersebut ditunjukkan saat Apel Deklarasi Pelayanan Penanaman Tiang Beton Patuh K3 di Gudang Ketintang, Surabaya, Jumat (23/2). Acara ini dihadiri manajer perencanaan PLN Distribusi Jatim, para direktur pabrikan tiang beton, yaitu Tjakrindo, Hume Sakti Indonesia (HSI), Wika, Jaya Beton, dan Tonggak Ampuh serta jajaran unit PLN dan kantor distribusi.

General Manager PLN Distribusi Jatim Dwi Kusnanto mengatakan, deklarasi hari ini (kemarin, red) bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen pelayanan taat K3 guna mendukung Getting Electricity tahun 2018.

Sesuai hasil pertemuan tanggal 4 Januari 2018 di PLN Surabaya Selatan, telah menyepakati lima hal yang diingatkan kembali oleh Dwi. Pertama, pendirian tiang beton mempergunakan mobil crane, tidak lagi menggunakan cara manual atau konvensional. Berikutnya, yaitu sempurna konstruksi. Terkait dengan batas tanam yang sesuai dengan standar kedalaman, dan sesuai dengan konstruksi.

Selain itu, waktu pendistribusian dan penempatan di site sebelum pendirian maksimal 24 jam. Keempat, pemakaian peralatan alat pelindung diri (APD) sesuai standar yang ditetapkan. Terakhir, koordinasi dengan unit pelaksana di tingkat rayon, area mulai dari pekerjaan survei, penggalian, pendirian, hingga pengawasan.

“Koordinasi dan komunikasi antarpengawas pekerjaan di lapangan hingga pengawas di unit harus terjalin baik. Ini penting utamanya untuk terhindar dari kecelakaan kerja yang bisa terjadi sewaktu–waktu. Jadi bukan hanya material saja yang penting, namun faktor komunikasi juga sangat penting,” jelas dia.

Dengan target sebanyak 456.000 pelanggan di 2018, maka PLN membutuhkan tiang beton 9 meter sebanyak 28.235 batang, 13 meter tiang beton sebanyak 17.217 batang untuk program pemasaran.

Hal ini, untuk mendukung target Getting Electricity tahun 2018, yaitu naik dari ranking 38 ke ranking 25 dari 190 negara di dunia. Seluruh target ini tentunya tidak mungkin dicapai tanpa komitmen zero accident dengan taat standard operating prosedure (SOP) serta peralatan kerja dan pelindung diri. Upaya perbaikan dan penyempurnaan proses bisnis ini, bermuara pada upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat, pelanggan, dan memacu pertumbuhan ketenagalistrikan di Provinsi Jatim.KBID-HUM