KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Reses, Ghoni Dorong Perlindungan Sosial Berkelanjutan bagi Warga Terdampak Pergeseran Desil yang Kehilangan Bansos

Anggota DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am saat reses disambati warga yang kehilangan bantuan sosial karena terjadi pergeseran desil.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Anggota DPRD Kota Surabaya, dari Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am menegaskan pentingnya perlindungan sosial yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan saat Reses Sidang ke-2 Masa Persidangan ke-2 Tahun Anggaran (TA) 2026 di Kelurahan Bulak, Jumat (13/02/2026).malam.

Dalam dialog terbuka, warga menyampaikan bahwa pergeseran kategori desil berdampak pada hilangnya akses bantuan sosial (bansos). Ghoni mengatakan, perubahan kategori desil yang tidak diiringi mekanisme verifikasi dan validasi data secara transparan, telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Dampaknya,
sejumlah warga yang sebelumnya menerima bantuan sosial kini kehilangan haknya, meski kondisi ekonomi mereka dinilai belum mengalami perubahan signifikan.

“Reses ini menjadi ruang bagi warga untuk menyampaikan langsung keluhan dan fakta di lapangan. Kita tidak boleh membiarkan masyarakat rentan semakin terpuruk hanya karena persoalan administratif,” tegas Ghoni.

Ghoni yang juga anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pendataan dan pemutakhiran desil. Dia juga meminta agar proses klarifikasi dan perbaikan data warga terdampak dapat dipercepat.

Lebih jauh, dia menegaskan, solusi tidak boleh berhenti pada pemulihan bantuan sosial semata. Ghoni juga menekankan perlunya skema pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas sebagai langkah jangka panjang, seperti pelatihan keterampilan, akses permodalan bagi pelaku UMKM, serta pendampingan usaha bagi keluarga terdampak pergeseran desil.

“Perlindungan sosial harus berkelanjutan. Selain memastikan bansos tepat sasaran, kita juga harus menghadirkan program pemberdayaan agar warga bisa mandiri dan tidak terus bergantung pada bantuan,” tegas dia.

Pada kesempatan tersebut, warga juga berharap adanya keterbukaan data serta sosialisasi yang lebih masif terkait perubahan kategori desil, guna mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat. KBID-BE

Related posts

Fraksi PKS Minta Pemkot Pertimbangkan Peran dan Kontribusi Kader Kesehatan Bagi Warga Surabaya

RedaksiKBID

PWI Jatim Beri Pelatihan Jurnalistik kepada Mahasiswa Unipra

Baud Efendi

Lahan Warga di Malang Terimbas Proyek Pelebaran Jalan

RedaksiKBID