
KAMPUNGBERITA.ID-Setelah framing politik dinasti agar telunjuk Pak Jokowi tidak ke Prabowo Subianto, sekarang dibangun kembali framing pemilu berpotensi tidak bersih alias curang.
Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni, apapun itu hak lah, namanya juga ikhtiar politik. Bebas saja membangun narasi-narasi agar bisa menguatkan keterpilihan, termasuk mengajak masyarakat untuk memiliki pikiran-pikiran pesimistis.
“Namun saya memiliki keyakinan, masyarakat sudah cerdas dalam menyambut pesta demokrasi, mereka tidak larut dalam sikap pesimistis tersebut. Masyarakat akan memilih berdasarkan kesukaan dan tawaran program yang diberikan, “ungkap dia, Senin (6/11/2023). KBID-BE
