KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Surabaya Darurat Lahan Permakaman, Baktiono Desak Pemkot Buka TPU Baru

Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI-P, Baktiono.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Kota Surabaya benar-benar mengalami krisis lahan permakaman, mengingat dari TPU-TPU (Tempat Pemakaman Umum) lama milik Pemkot Surabaya yang notabene sejak zaman kemerdekaan sudah penuh dan bahkan ada yang ditutup. Hal ini menjadikan sistem “makam tumpang“satu liang lahat lebih dari satu jenazah, sebagai solusi utama.

Kondisi ini mendapat sorotan anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI-P, Baktiono. Menurut dia, Pemkot Surabaya harus segera membuka lahan makam baru. Sementara kabar yang berhembus kencang Pemkot Surabaya akan membuka lahan makam baru di wilayah Waru Gunung dan Sumberrejo.
“Untuk sistem makam tumpang di TPU-TPU lama masih boleh khususnya yang terdata keluarga. Tapi lahan baru juga harus disiapkan,” ujar Baktiono.

Menurut dia, sistem makam tumpang (ditumpuk) bukan berarti galian makam diperdalam. “Itu jasadnya atau tulangnya dijadikan satu. Karena kalau sudah puluhan tahun, jasadnya itu tinggal tulang belulang. Bahkan, kadang tulang tengkorak itu juga sudah hancur jadi tanah. Itu masih boleh dalam satu keluarga.” ungkap dia.

Soal lahan di TPU Babat Jerawat sudah penuh dan Pemkot Surabaya berencana membuka lahan makam baru di Sumberejo seluas 44 hektare, Baktiono menegaskan, TPU-TPU lama tak menutup kemungkinan memang selalu penuh dan lahan-lahan makam baru harus dipersiapkan atau dibuka. “Ya, tentu nanti ada kebijakan dari pemerintah dan juga dikoordinasikan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan tokoh-tokoh agama, agar TPU-TPU tidak cepat penuh harus dicarikan solusi, tata caranya seperti apa,” ungkap dia.

Baktiono mencontohkan TPU Ngagel itu sudah overload dan bahkan sampai satu liang lahat ditumpuk lima sampai enam jenazah. Yang boleh ditumpuk biasanya masih satu keluarga dan durasi waktunya setelah sekian tahun. Sementara di TPU Rangkah maupun TPU Mbah Ratu juga ditumpuk sampai tiga empat jenazah.
“Iya kalau kaluarga tidak apa-apa dijadikan satu (liang lahat). Saya juga punya keluarga, ibu dan kakak perempuan yang dimakamkan di TPU Rangkah itu jadi satu,” pungkas dia. KBID-BE

Berikut 13 TPU milik Pemkot Surabaya yang sudah penuh: TPU Keputih, TPU Babat Jerawat, TPU Kembang Kuning, TPU Putat Gede, TPU Simo Kwagean, TPU Kalianak (Mbah Ratu), TPU Asem Jajar, TPU Karang Tembok, TPU Wonokusumo Kidul, TPU Kapas Krampung, TPU Tembok Gede, TPU Ngagel Rejo, dan TPU Belanda Peneleh.

Related posts

Lawan Pandemi Corona, Wawali Whisnu Sakti Serukan Donor Darah

RedaksiKBID

Mayat mengapung di Dam Pulosari Dikira Orang sedang Berenang

RedaksiKBID

Kejar Target Akhir Januari 2022, Vaksinasi Anak di Sidoarjo Dimasifkan

RedaksiKBID