KampungBerita.id
Kampung Raya Olahraga Surabaya Teranyar

Abdullah Dorong Pemandu Bakat Liga Turun Pantau Liga Progresif, Wadah Talenta Muda Berbakat 

 

Tim El Faza Surabaya menjuarai Liga Progresif II 2024 Kelompok Umur 15.@KBID-2025

KAMPUNGBERITA.ID-El Faza FC, klub sepak bola Surabaya  yang didirikan legenda Persebaya, Mat Halil menyabet dua gelar juara pada Liga Progresif II/2024 yang berakhir di Lapangan ABC Kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (22/2/2025).

El Faza juara di kelompok umur (KU)-15 dan juara II di KU-13.Selain El Faza, NNS dari Sidoarjo juga memborong dua gelar, yakni juara I di KU-17 dan juara II di KU-15.

Ketua Panitia Pelaksana Abdullah, mengaku bersyukur Liga Progresif II yang bergulir sejak Juni 2024 tuntas. “Selamat kepada para pemenang,” ujar dia.

Abdullah merasa senang dengan perkembangan Liga Progresif yang luar biasa. Jika di awal Liga Progresif hanya mempertandingkan kelompok umur (KU)-15 dengan jumlah peserta 12 klub. Tapi pada Liga Progresif II 2024 mempertandingkan tiga KU, yakni KU-13, KU-15, dan KU-17. Total peserta 32 klub.

Sukses ini, kata Abdullah tak lepas dari keberhasilannya merangkul dan menyatukan semua stakeholder untuk bersinergi meningkatkan pembinaan pemain usia muda. Mulai Askot PSSI Kota Surabaya, klub-klub anggota Askot PSSI Surabaya, dan Disbudporapar Kota Surabaya. Karena selama penyelenggaraan Liga Progresif II 2024, panitia diberikan fasilitas yang luar biasa oleh Disbudporapar karena Liga Progresif mengedepankan pembinaan pemain muda.

“Tahun kemarin kami menyampaikan agar stakeholder seperti pihak-pihak lain bisa masuk. Alhamdulillah di Liga Progresif II 2024, kami bisa kerja sama dengan BPJS, perusahaan Apparel, dan dibackup salah satu rumah sakit di Surabaya mulai dari awal hingga akhir. Ini luar biasa. Mudah-mudahan ke depan dukungannya tambah luar biasa,” ungkap dia.

Ketua Panitia Liga Progresif II 2024, Abdullah.@KBID-2025

Melihat antusiasme peserta yang luar biasa, Abdullah menyatakan, pihaknya berencana menggulirkan kembali Liga Progresif III 2025 usai Lebaran. Bahkan, pihaknya sudah koordinasi dengan Askot PSSI Surabaya.

“Pak Ketua (maksudnya Ketua Askot PSSI Surabaya Roky Maghbal, red) menyampaikan agar segera menyiapkan program untuk 2025-2026. Ini agar Liga Progresif menjadi salah satu operator Liga Askot PSSI Kota Surabaya, “beber Abdullah.

Dengan demikian, ke depan, Liga Progresif bisa mengembangkan diri tentunya tetap mendahulukan pembinaan. Bagaimanapun pembinaan inilah yang akan menciptakan talenta-talenta dari Surabaya untuk timnas maupun klub profesional.

Lebih jauh, dia menyampaikan kepada walimurid atau orang tua pemain bahwa adanya Liga Progresif ini bukan hanya untuk prestasi, tapi untuk mendorong pembinaan.
“Saya minta kepada anak- anak untuk giat berlatih. Prestasi itu hanya buah yang paling kecil dari perjuangan,” tandas dia.

Ditanya pemain-pemain yang berkiprah di Liga Progresif apa ada yang masuk ke timnas? Abdullah menuturkan seperti disampaikan Exco Askot PSSI Surabaya Saiful Anwar, untuk cabor sepak bola Pekan Olahraga Daerah (Popda) rata-rata pemainnya jebolan dari Liga Progresif, baik di tim Surabaya, Gresik maupun Sidoarjo.

Menurut dia, persoalan hasil atau prestasi itu kan memang harus diperjuangkan. Tapi yang jelas, kontribusi Liga Progresif ini jelas peruntukannya.

“Ke depan, kami berharap teman-teman dari Liga, baik Liga 1,2,3 maupun 4 turun dan memantau Liga Progresif. Hal ini agar bisa melihat secara utuh dan komprehensif. “Kalau ada talenta yang bagus, silakan diambil. Karena (Liga Progresif) ini memang wadahnya, khususnya di Surabaya,” pungkas Abdullah yang juga Ketua SSB Mitra Surabaya ini.

Sementara Exco Askot PSSI Surabaya , Saiful Anwar sangat mengapresiasi panitia yang konsisten menyelenggarakan Liga Progresif. Apalagi, di Pekan Olahraga Daerah (POPDA) yang dia amati, pemain dari Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik itu didominasi owlah anak-anak yang bermain di Liga Progresif. Karena itu, kompetisi ini harus tetap dipertahankan. Apalagi, lanjut dia, progresnya cukup bagus. Jika tahun sebelumnya hanya menggelar KU-15, tapi kali ini mempertandingkan tiga kelompok umur, yakni KU-13, KU-15, dan KU-17.

“Harapan saya atas nama federasi (Askot PSSI Surabaya) Liga Progresif semakin berkembang , apalagi peminatnya luar biasa,” tegas dia.

Haggana FC juara Liga Progresif KU-13.@KBID-2025

Saiful menambahkan, Askot PSSI Surabaya juga mengucapkan terima kasih kepada Disbudporapar, dalam hal ini Bapak Wawan yang telah memberikan support atas terselenggaranya Liga Progresif II.
“Mudah-mudahan beliau enggak lelah kita repotin dan enggak lelah mensupport. Karena kalau tak ada support , kita enggak bisa main di lapangan ABC Kompleks GBT, ” tutur dia.

Soal support dari Askot PSSI Surabaya, Saiful memastikan Liga Progresif III dapat rekomendasi. Karena apa? Karena Liga Progresif ini adalah salah satu bagian yang sangat membantu pengembangan sepak bola di Surabaya, tentunya juga ada yang lain.

Ditanya soal piagam penghargaan bisa dijadikan masuk sekolah lewat jalur prestasi (japres), Saiful mengaku, ini memang sedang diusulkan oleh Askot PSSI Kota Surabaya. ” Sedang kami komunikasikan dengan Disbudporapar. Mudah-mudahan-mudahan itu bermanfaat untuk anak-anak anak,” tandas dia. KBID-BE

Hasil Lengkap Liga Progresif:

KU-13

Juara1:Haggana Surabaya
Juara II: El Faza Surabaya
Juara III: Colombo FC Surabaya

KU-15
Juara I:El Faza Surabaya
Juara II: NSS Sidoarjo
Juara III: Sindogres Gresik

KU-17
juara I: NSS Sidoarjo
Juara II: Gartifa Surabaya
Juara III:Bangkalan Soccer Academy (BSA)

Related posts

JK: Pemikiran Rizal Ramli Tangguh, Tapi Tak Digunakan untuk Bisnis

RedaksiKBID

Rumah Warga Kejawan Putih Rusak, Diduga Akibat Pembangunan Apartemen

RedaksiKBID

Banjir di Merakurak Tuban belum Ada Solusi

RedaksiKBID