KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Cegah Terjadinya Korban, Komisi C DPRD Surabaya Minta Pengawasan Proyek Saluran Aie  Diperketat

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan.@KBID2026
Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan.@KBID2026

KAMPUNGBERITA.ID – Komisi C DPRD Surabaya menanggapi serius insiden korban jiwa pada proyek saluran air di kawasan Margorejo Indah atau di depan Plaza Marina beberapa waktu lalu.

Untuk itu, Komisi C berencana memanggil pihak terkait guna meminta keterangan terhadap peristiwa yang terjadi sehingga bisa diambil langkah penanganan dan pencegahan.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan menegaskan langkah itu diambil guna memastikan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam setiap pengerjaan infrastruktur di badan jalan.

Menurutnya, proteksi keselamatan wajib diberikan secara menyeluruh, bukan hanya untuk para pekerja, melainkan juga bagi masyarakat luas yang terdampak langsung oleh aktivitas pembangunan.

“Aspek keselamatan konstruksi harus ditekankan bukan hanya untuk melindungi pekerja proyek, tetapi juga masyarakat yang terdampak,” ujarnya dikutip Selasa (16/6/2026).

Proyek yang menyasar jalur lalu lintas padat dan aktif, lanjut Eri, membutuhkan sistem pengamanan ekstra. Kelengkapan fasilitas di area publik dinilai tidak bisa ditawar lagi demi mencegah terjadinya kecelakaan fatal.

“Ketika proyek berada di badan jalan, kontraktor dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait wajib memperhatikan pagar pengaman, lampu peringatan malam hari, rambu-rambu, marka sementara, barrier, hingga menyiagakan petugas pengatur lalu lintas,” sambungnya.

Dia mengatakan, koordinasi antarinstansi di lingkungan Pemkot Surabaya masih perlu diperkuat. Dampak dari sebuah proyek fisik tidak boleh dilepaskan dari tanggung jawab menjaga keselamatan pengguna jalan.

Eri juga menyoroti lemahnya fungsi pengawasan lapangan. Jika proses monitoring dari dinas terkait berjalan optimal, kekurangan fatal seperti minimnya penerangan dan absennya rambu pembatas seharusnya bisa diantisipasi lebih awal.

“Ini semestinya kerja lintas OPD. Dinas terkait bukan sekadar pemberi pekerjaan kepada pihak ketiga, melainkan memiliki kewajiban melekat untuk memastikan proyek berjalan sebaik mungkin, termasuk memitigasi dampak yang berpotensi membahayakan masyarakat,”ujar dia.

Oleh karena itu, Komisi C mendesak Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya segera melakukan audit dan pemeriksaan ulang terhadap penerapan prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh proyek aktif di Surabaya. Pengawas lapangan dituntut lebih proaktif melakukan pengecekan setiap hari. Eri juga meminta Pemkot Surabaya tidak segan memberikan sanksi tegas kepada pihak kontraktor yang terbukti lalai mengabaikan standar keselamatan.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Aning Rahmawati menambahkan, Komisi C DPRD Surabaya berencana memanggil kontraktor pelaksana proyek saluran di kawasan Margorejo Indah yang diduga terkait dengan kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor.

Aning Rahmawati mengatakan pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pengecekan dan meminta penjelasan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terkait kronologi serta pelaksanaan proyek tersebut.

“Belum kita panggil. Nanti kita panggil, saya belum cek ke Pemkot,” kata Aning.

Meski demikian, Aning memastikan Komisi C DPRD Surabaya akan menjadwalkan pemanggilan terhadap pihak kontraktor maupun pihak

terkait pada pekan depan untuk meminta penjelasan mengenai aspek keselamatan proyek yang menjadi sorotan pasca kejadian tersebut.

Komisi C DPRD Surabaya ingin memastikan apakah pelaksanaan proyek telah memenuhi standar operasional prosedur (SOP)

keselamatan, termasuk pemasangan pagar pengaman, rambu peringatan, penerangan, serta pengamanan lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan. KBID-PAR-BE

Related posts

Lawan Covid-19, KODIM di Sseluruh Jatim Bergerak

RedaksiKBID

Rapat Pansus DPRD Surabaya Bahas Gedung Serba Guna di Bekas Pasar Ambengan Batu

RedaksiKBID

Kapolresta Sidoarjo Pantau Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun di SDN Magersari

RedaksiKBID