KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Buleks Ajak Masyarakat Surabaya Potong Hewan Kurban di RPH, Lebih Praktis, Bersih, dan Higienis

Budi Leksono (tengah) saat meninjau kesiapan RPH Surabaya menyambut Idul Adha 1447 H.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H yang jatuh pada 27 Mei 2026, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono telah meninjau kesiapan Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian untuk penyembelihan hewan kurban.

Dari keterangan pihak RPH untuk biaya jasa potong dipatok Rp 2 juta untuk layanan sontor atau lepas tulang dan untuk paket jasa kemas dihargai Rp 2,8 juta atau naik Rp 300 ribu dari sebelumnya Rp 2,5 juta. Jasa kemas ini sudah termasuk potong, cacah, sampai pengiriman. Konsumen sudah menerima daging dalam kemasan satu kiloan dan siap kirim.

Budi Leksono mengatakan, kenaikan tarif layanan pemotongan hewan kurban di RPH Surabaya untuk paket jasa kemas dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 2,8 juta harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan. Hal ini agar masyarakat semakin terdorong menggunakan fasilitas RPH milik Pemkot Surabaya. “Ya, kita ini kan mengajak warga Kota Surabaya untuk bisa memotong hewan kurbannya di RPH. Agar lebih praktis, bersih dan higienis,” ujar  dia.

Politisi senior PDI-P ini  menilai,  aspek kebersihan di RPH Surabaya sudah terjamin. Namun, Buleks, sapaan akrab Budi Leksono, mengingatkan bahwa seluruh proses, mulai pengawasan kesehatan hewan, pemotongan, hingga pengemasan, harus dijalankan dengan standar yang lebih tinggi. “Karena dari mulai pengawasan terkait dengan kebersihannya sudah tidak diragukan lagi,” imbuhnya.

Budi Leksono menegaskan, bahwa RPH merupakan aset Pemkot Surabaya. Karena itu, kenaikan tarif tidak boleh hanya berhenti pada penyesuaian biaya, tetapi harus diiringi dengan pelayanan yang lebih maksimal dan optimal bagi masyarakat Surabaya. Termasuk pemotongan hingga pengemasan harus benar-benar diperhatikan lebih bersih, higienis, rapi dan tertata.

Dengan fasilitas yang memadai, lanjut dia, Komisi B ingin RPH Surabaya bisa menjadi pilihan utama warga untuk pelaksanaan kurban yang praktis sekaligus memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
“Saya berharap masyarakat mendapatkan daging kurban yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH), ” tegas Ketua Fraksi PDI-P/PAN DPRD Kota Surabaya ini.

Sebelumnya, Dirut RPH Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho menyampaikan jika tahun ini RPH hanya fokus jasa potong sapi saja. “Hingga hari ini sudah terdaftar 140 ekor sapi lebih yang akan dipotong di RPH pada Idul Adha nanti. Ada yang dari masjid, ormas, partai politik dan lain sebagainya. Target kami 200 ekor,” tandas dia.

Dia menambahkan, untuk pemotongan nanti terbagi menjadi empat hari. Mulai tanggal 27, 28, 29, dan 30 Mei 2026. “Jadi RPH nanti akan memotong hewan kurban selama empat hari. Hari pertama (27/5) dan kedua (28/5) sudah penuh. Tinggal pemotongan pada hari ketiga (29/5) dan keempat (30/5). Pendaftaran terakhir ditutup 25 Mei 2026, “pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Dianggap Kaum Perempuan, Istri Pemilik Nikahsirri.com: Suami Saya sudah Gila!

RedaksiKBID

BPJS Ketenagakerjaan Bayarkan Klaim Kematian bagi Pegawai Non ASN di DPRD Surabaya

RedaksiKBID

Jaksa Sodorkan Tiga Saksi Meringankan untuk Mas Bechi

RedaksiKBID