KampungBerita.id
Matraman Teranyar

Kasus Suap Menara Telekomunikasi Belanjut, KPK Kembali Periksa Beberapa Staf Pemkab Mojokerto

Salah satu staff usai menjalani pemeriksaan oleh KPK

KAMPUNGBERITA.ID – Kasus suap IPPR dan IMB pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto Tahun 2015 yang menjerat Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Phasa (MKP) yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih berlanjut.

Terbukti, Selasa (19/03) anggota KPK terlihat masih melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap beberapa orang yang diduga mengetahui masalah tersebut di Aula Wira Pratama Polres Mojokerto Kota.

Mengenai kegiatan pemeriksaan tersebut hal ini dibenarkan oleh Kapolres Mojokerto Kota AKBP. Sigit Danny Setiono. “Kita memberikan kesempatan kepada KPK untuk melakukan penyelidikan dan bertempat di Aula Polres Mojokerto Kota kurang lebih selama tujuh hari, hal ini sesuai dengan surat yang disampaikan ke kami,” terangnya.

Mengenai kasusnya, kata Kapolresta, tidak sampai sedetail itu namun masih seputar kasus sebelumnya yakni yang kini dijalani oleh MKP. “Ini masih lanjutan kasus yang dijalani MKP, sejauh ini pihak KPK telah berkoordinasi dengan Polres Mojokerto Kota menggunakan tempat untuk pemeriksaan atau penyelidikan dalam kasus yang sedang ditangani,” tambahnya.

Tentunya, lanjut Kapolresta,selama tujuh hari kedepan adalah waktu yang masih padat yang dilakukan KPK untuk melakukan pemeriksaan.”Sekali lagi kami jelaskan, dalam hal ini kami hanya diminta untuk menyediakan fasilitas tempat selama tujuh hari, ” tegasnya.

Seperti diinformasikan, Mustofa Kamal Phasa Bupati Nonaktif Mojokerto merupakan tersangka dalam kasus suap pengurusan lzin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) dan lzin Mendirikan Bangunan (IMB) atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto Tahun 2015.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka, yakni Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa, Direktur Operasi PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) Onggo Wijaya dan permit and regulatory Division Head PT Tower Bersama Infrastructure (Tower Bersama Group) Ockyanto.KBID-FFA

Related posts

Dinilai Krusial, Pansus Penanggulangan Banjir Fokus Mendalami Normalisasi Sungai

Baud Efendi

Legowo, Herlina Doakan Lucy Kurniasari Bisa Jalankan Tugas dengan Baik

RedaksiKBID

Persaingan Bakal Sengit, MA-Mujiaman Vs Er-Ji Sama-sama Didukung 8 Parpol

RedaksiKBID