
KAMPUNGBERITA.ID-Pengurus DPC PKB Surabaya periode 2026-2031 menggelar silaturahmi ke Kantor PCNU Surabaya, Senin (13/7/2026) malam.
Rombongan PKB Surabaya dipimpin langsung oleh Ketua Muhammad Faridz Afif. Mereka ditemui langsung oleh Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH. Dzul Hilmi beserta Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha.
Dalam sambutannya, KH. Masduki Toha menyampaikan jika PKB bukan lah sosok yang asing bagi NU. Karena memang lahir dari NU dahulunya. “Ibaratnya konco lawas,” ujar dia.
KH. Masduki menjelaskan, jika dihitung mungkin sejak 2017, DPC PKB Surabaya tak pernah lagi datang ke Kantor PCNU Kota Surabaya. “Saya tidak tahu ada problemnya apa,”ungkap dia.
Lebih jauh, dia mengungkapkan, baru-baru ini PCNU Surabaya mendatangi sejumlah pengurus NU di tingkat kecamatan dan bahkan kelurahan. Tujuannya adalah untuk menyamakan frekuensi dan persepsi. “Di Surabaya ini jumlah penduduknya perkiraan sudah mencapai 3 juta. Mayoritas muslim juga perkiraan 80 persen,”jelas Masduki Toha.
Dari 80 persen tersebut, Masduki Toha menyebut mayoritas warga muslim Surabaya berafiliasi dengan NU atau merupakan warga Nahdliyin. “Perkiraannya 65-70 persen adalah warga NU,” tegas dia.
Untuk itu KH. Masduki Toha berpesan agar kader PKB yang saat ini sedang duduk di DPRD Kota Surabaya mampu memperjuangkan suara NU di tingkat legislatif. “Kalau ada masalah kemarin kita buang jauh-jauh. Ini bentuk khidmah kepada NU,” kata dia.
Masduki Toha menambahk an, sangat berterima kasih kepada PKB yang sudah mau menjalin komunikasi kembali. “Apapun yang sudah terjadi dan akan terjadi kita sama keluarga besar NU, kami titipkan aspirasi ini. Di legislatif punya program dan anggaran, kami di sini punya umat,” imbuh dia.
Sementara Ketua DPC PKB Surabaya Muhammad Faridz Afif menyampaikan terima kasih atas penerimaan kembali dari PCNU Surabaya. “Sejak 2017 sampai sekarang belum pernah bersilaturahmi. Tapi Insya Allah hubungan antar personal tetap istiqomah menjalin hubungan yang baik. Mudahan-mudahan bisa berkhidmah lagi ke PCNU Surabaya,” ujar dia.
Afif bercerita jika dirinya juga bukanlah sosok yang asing di Kantor PCNU Surabaya. “Saya kecil di sini. Sampai terahir 2024 akhirnya terpilih jadi DPRD,” jelas dia.
Selain itu Afif juga menyebutkan dahulunya pernah menjadi ketua IPNU dan juga termasuk Ansor Surabaya. “Jadi NU-nya tak diragukan, 24 karat,” tegas dia.
Afif menambahkan ke depan jika para kiai di PCNU Surabaya perlu sesuatu ke PKB tak perlu sungkan-sungkan lagi. “Tinggal bilang nanti kami akan siap. Kalau ada apa-apa tak usah sungkan,”pungkas dia. KBID-BE

