KampungBerita.id
Kampung Raya Lakone Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Launching Sekolah Keluarga RKI, DPC PKS Mulyorejo Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga

Ketua DPC PKS Mulyorejo, Rizki Wanda Budiman.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-DPC PKS Mulyorejo meluncurkan program Sekolah Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di wilayah Kalijudan, Minggu (4/10/2026). Program tersebut menjadi bagian dari upaya edukasi dan pembinaan keluarga untuk memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan sosial.

Launching Sekolah Keluarga RKI tersebut dihadiri jajaran pengurus DPC PKS Mulyorejo serta anggota DPRD Kota Surabaya, Aning Rahmawati. Kegiatan juga diikuti para ibu dan peserta perempuan yang antusias mengikuti rangkaian agenda pembinaan.

Ketua DPC PKS Mulyorejo, Rizki Wanda Budiman mengatakan, Sekolah Keluarga RKI merupakan salah satu program edukasi dan pembinaan keluarga yang berada dalam payung Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (Bipeka).

Menurut Mas Rizki, sapaan akrab Rizki Wanda Budiman,
program tersebut dirancang sebagai ruang belajar bersama untuk meningkatkan wawasan, keterampilan, sekaligus karakter anggota keluarga. “Sekolah Keluarga RKI merupakan program edukasi dan pembinaan untuk memperkuat ketahanan keluarga. Harapannya, keluarga tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi ruang tumbuh yang sehat bagi seluruh anggotanya,” ujar dia.

Lebih jauh, Mas Rizki menjelaskan, Sekolah Keluarga RKI diarahkan untuk membantu keluarga menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan sehari-hari. Materi pembinaan nantinya dapat mencakup peningkatan keterampilan keluarga, pengelolaan emosi, komunikasi sehat antara anggota keluarga, hingga literasi digital bagi anak.

Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah fenomena fatherless, yakni kondisi ketika anak mengalami minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan dan kehidupan sehari-hari. “Ketahanan keluarga tidak hanya berbicara mengenai ekonomi. Ada komunikasi, pengasuhan, kesehatan mental, pendidikan anak, sampai bagaimana orang tua mendampingi anak di era digital,” jelas dia.

Menurut Mas Rizki, penguatan kapasitas keluarga menjadi penting karena keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar mengenal nilai, karakter, komunikasi, dan tanggung jawab.

Program RKI sendiri secara nasional dikembangkan PKS melalui bidang yang menangani perempuan dan keluarga, termasuk Sekolah Keluarga, Forum Ayah dan berbagai bentuk pendampingan keluarga.

Selain persoalan komunikasi dan pengasuhan, Sekolah Keluarga RKI juga diarahkan untuk mendukung upaya pencegahan berbagai persoalan yang berdampak terhadap tumbuh kembang anak. Mas Rizki menyebut bullying dan stunting sebagai dua persoalan yang perlu mendapatkan perhatian bersama.

Dia menegaskan, keluarga memiliki posisi penting dalam melakukan pencegahan sejak dini melalui pola pengasuhan, pemenuhan kebutuhan gizi, perhatian terhadap kondisi psikologis anak, serta komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak.
“Ini juga sejalan dengan perhatian Pemkot Surabaya terhadap penguatan keluarga dan perlindungan anak. Kita ingin ikut mengambil bagian melalui edukasi di lingkungan masyarakat,”kata dia

Penguatan komunikasi dan keterlibatan orang tua juga menjadi perhatian Pemkot Surabaya. Pada 2026, Pemkot menjalankan sejumlah program yang menyasar keluarga dan orang tua, termasuk Program CERIA untuk memperkuat kedekatan emosional serta literasi keluarga.

Mas Rizki menandaskan, bahwa ketahanan keluarga memiliki keterkaitan dengan ketahanan masyarakat secara lebih luas.Keluarga, kata dia, merupakan unit sosial terkecil yang memiliki peran dalam membentuk karakter anak sekaligus menjadi lingkungan pertama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

Karena itu, lanjut dia, penguatan keluarga tidak cukup dilakukan secara sporadis, tetapi membutuhkan edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan. “Kalau keluarga kuat, anak memiliki ruang tumbuh yang lebih baik. Dari keluarga pula nilai-nilai kehidupan, kepedulian, tanggung jawab dan karakter dibangun,”ujar dia.

Hal tersebut sejalan dengan berbagai program berbasis keluarga yang juga dikembangkan di Surabaya. Pemkot Surabaya menyebut penguatan ketahanan keluarga menjadi bagian dari berbagai program yang menyasar orang tua, anak, remaja hingga lansia.

DPC PKS Mulyorejo melaunching Sekolah Keluarga Rumah Keluarga Indonesia (RKI) di wilayah Kalijudan yang dihadiri jajaran pengurus DPC PKS Mulyorejo.@KBID-2026

Launching Sekolah Keluarga RKI di Kalijudan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi penyuluhan kesehatan oleh praktisi kesehatan.
Para peserta, khususnya ibu dan perempuan yang hadir, mengikuti materi dan rangkaian kegiatan dengan antusias. Penyuluhan tersebut menjadi bagian dari pendekatan Sekolah Keluarga yang tidak hanya memberikan wawasan mengenai relasi dan pengasuhan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan keluarga.

Melalui program tersebut, DPC PKS Mulyorejo berharap Sekolah Keluarga RKI dapat menjadi ruang belajar dan berbagi bagi masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan keluarga secara lebih terarah.

Mas Rizki mengatakan, penguatan ketahanan keluarga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari orang tua, lingkungan masyarakat hingga pemerintah.
“Harapannya Sekolah Keluarga RKI bisa menjadi ruang belajar bersama. Kita belajar, berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama agar keluarga di lingkungan kita semakin kuat, harmonis dan mampu menghadapi tantangan zaman,” pungkas dia KBID-BE

Related posts

Polda Jatim Distribusikan 29 Moge ke Polres Jajaran

RedaksiKBID

PPDB 2022, Pemkot Surabaya Tingkatkan Kualitas Sekolah Swasta

RedaksiKBID

Bentuk SDM Unggul dan Berkarakter, KONI Jatim MoU dengan Sejumlah Perguruan Tinggi

RedaksiKBID