KampungBerita.id
Kampung Bisnis Teranyar

17.543 Rumah di Sidoarjo Teraliri Jaringan Gas

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mencoba memasak dengan gas yang sudah teralir ke rumah warga

KAMPUNGBERITA.ID – Kota delta kembali mendapatkan pasokan Jaringan Gas (Jargas) dari pemerintah. Jumlahnya mencapai 7.093 sambungan rumah (SR). Distribusi gas itu dialirkan ke tujuh desa di Kecamatan Tanggulangin. Yaitu desa Banjar Panji, Banjar Asri, Penatarsewu, Sentul, Kalisampurno, Kedensari, serta Boro.

Tambahan jargas itu diresmikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Jumat (1/3). Lokasinya di Perumahan Tanggulangin Anggun Sejahtera (TAS) 2, Tanggulangin. Jargas itu dialirkan ke seluruh warga perumahan.

Dalam kesempatan itu, Jonan sempat berbincang dengan pengguna jargas. Salah satunya Jumaiyah. Menurut Jumaiyah penggunaan jargas sangat menguntungkan warga. “Sangat irit, api lebih stabil dan paling penting lebih aman,” jelasnya.

Pendapat senada disampaikan Itrah. Sebelum menggunakan jargas, ibu satu anak itu memakai LPG. Namun dia sering diliputi rasa was-was. Lantaran takut tabung seketika meledak. “Kalau pakai jargas saya tenang karena lebih aman,” paparnya.

Sidoarjo mendapatkan pasokan jargas sejak 2010. Jumlahnya 4.061 SR. Namun tahun selanjutnya aliran terus turun. Tahun 2011 sebanyak 2.457 SR. Selang satu tahun kota delta mendapatkan tambahan 2.230 SR. Di tahun 2014 mendapatkan 1.702 SR. Untuk tahun 2018 jumlahnya 7.093. Sehingga total jumlah pelanggan jargas mencapai 17.543.

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menjelaskan, selama ini sumber jargas dicukupi oleh Lapindo Brantas Ltd. Gas dialirkan ke sejumlah wilayah. Yakni di Kecamatan Waru dan Tanggulangin.

Menurut Saiful, jargas sangat bermanfaat. Tujuannya memenuhi pasokan gas untuk rumah tangga. “Pengeluaran warga jauh lebih hemat,” ujarnya.

Pria 69 tahun itu menuturkan jumlah sambungan jargas di kota delta memang baru mencapai 17543. Ke depan dia meminta pemerintah menambah pasokan. “Targetnya 20 ribu SR,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri ESDM Ignasius Jonan mengatakan, sambungan jargas secara nasional mencapai 90 ribu SR. Tersambung di seluruh wilayah Indonesia. Dia mengakui jumlah itu masih sangat kecil. “Target kami lima tahun ke depan menambah hingga empat sampai lima juta SR,” paparnya.

Jonan optimistis target itu bisa diraih. Pasalnya, potensi gas Indonesia melimpah. Dari data Kementerian ESDM total produkai gas bumi mencapai 7.500 juta mmscfd.

Nah, di Indonesia total ada sekitar 65 juta rumah tangga. Nah, jika dalam satu tahun pemerintah bisa memasang 500 ribu SR, dalam tiga sampai lima tahun target 3 sampai lima juta SR jargas terpenuhi.

Untuk Sidoarjo, Jonan mengatakan potensi gas sangat besar. Sebab, cadangan gas di Kota delta melimpah. “Seharusnya Sidoarjo dapat SR besar,” paparnya.

Solusinya, pria asal Surabaya itu mengatakan, pemkab Sidoarjo harus proaktif. Setiap tahun jumlah SR yang diajukan ditambah. “Misal per tahun 20 ribu sampai 30 ribu sambungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jonan memaparkan keuntungan jargas. Sambungan gas bermanfaat mengurangi impor LPG. Selain itu memanfaatkan kekayaan alam Indonesia. KBID-TUR

Related posts

Ogah Foya-foya, Via Vallen Pilih Jualan Kue

RedaksiKBID

Empat Mahasiswa UINSA Tuntaskan PPL di Pokja DPRD Surabaya, Maulana: Semoga Ilmu yang Didapat Bermanfaat

RedaksiKBID

Kabupaten Bojonegoro Jadi Tuan Rumah Pertemuan Rutin PKK, DWP, Perwosi se-Bakorwil II Bojonegoro

DJUPRIANTO