
KAMPUNGBERITA.ID-Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti memastikan tidak ada perpeloncoan selama digelarnya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 3 Surabaya.
Kepastian ini diperoleh Reni Astuti setelah meninjau pelaksanaan MPLS dan berdialog secara langsung dengan siswa dan dewan guru di Aula SMP Negeri 3, Senin (18/7/2022).
“Setelah saya komunikasi dengan murid baru, kakak gugus, dan dewan guru, tindak perpeloncoan di SMP Negeri 3 tidak ada. Apalagi, sekolah ini dikenal sebagai ramah anak, memiliki konsep pendidikan kebangsaan, dan mengajarkan anak agar empati. Hal serupa juga dikenalkan pada murid baru sekarang. Ini yang saya apresiasi,”ujar Reni Astuti.
Politisi perempuan PKS ini juga berbagi tips agar mampu menggapai kesuksesan hidup kepada siswa-siswi baru di SMP Negeri 3.
“Orang sukses itu adalah mereka yang punya jiwa kepemimpinan. Misal, bagi siswa di kelas 8 dan 9 yang ditunjuk sebagai kakak gugus di SMP Negeri 3, maka ia punya peluang menjadi seorang pemimpin. Karena apa? Karena sejak dini sudah terlatih bersabar, mengendalikan diri, memiliki jiwa motivasi, dan membimbing adik kelasnya,” ungkap Reni Astuti.
Sementara Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Kota Surabaya, Sukarjo menambahkan, program MPLS pada tahun ini dilakukan selama tiga hari mulai 18 hingga 20 Juli 2022.
“Agenda ini diikuti 320 siswa yang tergabung dalam 10 rombongan belajar (rombel),” jelas dia.
Pemberian materi pada MPLS SMP Negeri 3 juga diikuti oleh siswa kelas 8 dan 9 yang ditunjuk sebagai kakak gugus dan ikut memberi pendampingan kepada murid baru. KBID-BE
