
KAMPUNGBERITA.ID-
Pengusaha muda yang juga bos PT Patriots Group, Raja Siahaan berpotensi menjadi kandidat tunggal karena hanya dia yang menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Umum PSSI Jatim pada Kongres Pemilihan yang dijadwalkan 12 Januari 2026.
Ketua Komite Pemilihan (KP) PSSI Jatim, Makin Rahmat ketika dikonfirmasi menyampaikan, Senin (8/12/2025) ini, tim KP PSSI Jatim akan melakukan verifikasi terhadap surat pendaftaran dan surat dukungan yang masuk ke Sekretariat PSSI Jatim.
Terkait berapa orang yang sudah mendaftar, mantan jurnalis ini menegaskan, secara fisik yang daftar sebagai calon Ketua Umum PSSI Surabaya ke Kantor PSSI Jatim, Jalan Ketampon No 90-91 Surabaya, baru Raja Siahaan. “Baru Pak Raja Siahaan yang daftar. Sesuai SK KP PSSI Jatim, Senin (8/12/2025) pukul 24.00 batas akhir pendaftaran,”tandas dia.
Lebih jauh, Makin Rahmat mengungkapkan, guna memastikan ada bakal calon lain, termasuk dukungan vouter yang sudah diterima Sekretariat PSSI Jatim dan tim KP, akan dilakukan verifikasi lagi. “Proses verifikasi ini akan menentukan keabsahan calon dan voter yang nanti akan diumumkan secara resmi,” tegas dia seraya menambahkan sebelum penetapan sebagai bakal calon akan ada masa sanggah. Jika pada masa sanggah tidak ada keberatan, maka akan dilakukan penetapan.
Sebelumnya, Ketua PSSI Jatim, Ahmad Riyadh, menyampaikan bahwa hingga batas waktu pendaftaran sementara, Raja Siahaan menjadi kandidat tunggal yang menyatakan kesiapan maju sebagai calon Ketua Asprov PSSI Jatim pada Kongres Pemilihan mendatang. “Alhamdulillah, sampai hari ini hanya Raja Siahaan yang masih eksis dan menyatakan kesiapan untuk maju. Saya melihat semangat dan kesiapan ada pada Raja Siahaan untuk memimpin sepak bola Jatim ke depan,” ujar Ahmad Riyadh saat memberikan keterangan terkait perkembangan persiapan Kongres Pemilihan Asprov PSSI Jawa Timur yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Januari 2026.
Dia menjelaskan, jika hingga batas akhir pendaftaran tidak ada calon lain yang mendaftar, maka proses pemilihan berpotensi mengarah pada calon tunggal dan akan dikondisikan secara kondusif melalui mekanisme musyawarah serta masa transisi kepemimpinan.
“Kalau sampai batas waktu pendaftaran tidak ada tambahan calon, InsyaAllah kita akan kondisikan melalui masa transisi. Nantinya akan ada tim pendamping agar proses peralihan kepemimpinan kepada Raja Siahaan berjalan dengan baik dan berkesinambungan,”jelas dia.
Lebih jauh, dia menegaskan, bahwa batas akhir pendaftaran calon Ketua Umum PSSI Jatim ditutup hari ini hingga pukul 24.00 WIB, sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh Komite Pemilihan. Setelah itu, seluruh tahapan akan dilaporkan dan dirapatkan bersama komite pemilihan.
Terkait munculnya nama lain, Ahmad Riyadh mengaku telah menerima informasi adanya pihak-pihak yang sempat mengusulkan calon lain, salah satunya Ahmad Riyadh sendiri. Namun hingga saat ini, belum ada pendaftaran resmi yang masuk, selain dari pihak Raja Siahaan. “Saya menghargai semua dukungan dan aspirasi yang ada. Namun sampai saat ini, saya belum menerima pendaftaran resmi dari calon lain. Prinsip saya tetap mengutamakan musyawarah,” ungkap dia.
Riyadh juga menegaskan pentingnya regenerasi kepemimpinan di tubuh PSSI Jatim. Setelah menjabat selama dua periode, ia berharap estafet kepemimpinan dapat diteruskan demi keberlanjutan program dan pembinaan sepak bola di Jatim. “Jika nantinya terjadi aklamasi dan Raja Siahaan terpilih, harapan saya seluruh program yang sudah berjalan bisa dilanjutkan dengan baik. Harus ada tim transisi di bidang kompetisi, keuangan, dan perwasitan agar semuanya berjalan secara smooth,” tegas dia.

Riyadh berharap Kongres Pemilihan Ketua Umum PSSI Jatim dapat berjalan lancar, aman, dan kondusif, serta menghasilkan kepemimpinan yang membawa sepak bola Jatim semakin maju. “Kita semua berharap ke depan PSSI Jatim semakin baik,”pungkas dia. KBID-BE
