
KAMPUNGBERITA.ID
Terpilihnya Ir Armuji sebagai Ketua DPC PDI-P Kota Surabaya periode 2025-2030 mendapat respons positif dari Pimpinan DPRD Kota Surabaya.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Golkar, Arif Fathoni meyakini, sebagai kader senior DPC, kepemimpinan Cak Armuji akan semakin menguatkan kolaborasi gotong-royong yang selama ini digelorakan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan seluruh partai yang ada di Surabaya.
Dengan rekam jejak pengabdian Cak Armuji, baik di DPRD Kota Surabaya sejak 1999 hingga di DPRD Jatim, meskipun tidak sampai satu periode, Arif Fathoni optimistis Cak Armuji akan menjadi salah satu supporting utama program-program Wali Kota dalam mensejahterakan warga Surabaya.
Tentu karena langgam (gaya atau cara) kepemimpinan Wali Kota yang juga kader PDI-P, Eri Cahyadi selama ini bahu membahu bergotong- royong sebagaimana prinsip kader PDI-P pada umumnya, Toni, sapaan Arif Fathoni meyakini tidak akan banyak berubah, dalam konteks harmoni antar partai di Kota Surabaya, dalam membantu tugas pokok dan fungsi Wali Kota dan Wakil Wali Kota dalam mensejahterakan rakyat Surabaya sebagaimana yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya.
Bagaimanapun, lanjut Toni, seluruh partai politik (parpol), baik pemilik parlemen maupun non parlemen itu kemarin di Pilkada Surabaya 2024 semuanya menjadi pengusung pasangan Eri Cahyadi-Armuji. “Jadi saya pikir nuansa gotong- royong itu tidak akan pernah berubah, meskipun nahkoda kepemimpinan PDI-P, selaku pemilik kursi terbesar di DPRD Kota Surabaya, telah berganti, ” ungkap dia.
Terkait peta politik di Surabaya mendatang, khususnya untuk Pilkada Surabaya dan Pemilu 2029, mantan jurnalis ini menegaskan, setiap kepemimpinan baru partai, pasti memiliki target yang lebih baik dari pada kepemimpinan sebelumnya. Toni juga melihat regenerasi di masing-masing partai juga berjalan. Partai Golkar sudah berganti nahkoda (kini dijabat dr Akmarawita Kadir), PKS juga sudah berganti nahkoda (kini dikomandani M. Frimainto Utomo). “Saya yakin semua pemimpin baru partai politik di Surabaya memiliki impian atau target politik yang lebih baik dari pendahulunya dalam pelaksanaan Pemilu 2029 mendatang,” tandas dia.
Apakah Partai Golkar siap bersinergi dengan PDI-P, Toni menyebut, jika Partai Golkar memang dibentuk dan dilahirkan untuk membantu pemerintah dalam melaksanakan tujuan bernegara, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mensejahterakan rakyat Surabaya.
“Saya pikir Golkar tidak akan kesulitan bekerjasama dengan siapapun dan dari partai manapun, ” tambah dia.
Sekali lagi, Toni mengucapkan selamat kepada Cak Ji. Menurut dia, kontestasi dalam rekrutmen kepemimpinan partai itu kan keniscayaan. Untuk itu, dia berharap semakin meningkatkan kolaborasi yang ada di Kota Surabaya. “Dengan gaya humblenya, Cak Armuji, saya pikir itu bukan suatu niscaya yang akan dilakukan dalam relasi antar partai lima tahun mendatang di Kota Surabaya, “pungkas dia. KBID-BE
