
KAMPUNGBERITA.ID – Partai Gerindra menjadi partai politik di urutan pertama yang banyak dipilih oleh generasi muda atau kalangan milenial seandainya pemilihan anggota legislatif (Pileg) digelar saat ini.
Hal ini berdasar hasil survei lembaga Indikator Politik Indonesia yang dirilis Minggu (21/3/2021).
Sedangkan, PDI-P menjadi partai politik di urutan kedua paling banyak dipilih oleh kaum muda.
Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Surabaya BF Sutadi mengatakan, memang survei bisa digunakan sebagai potret untuk menganalisa. Sehingga bisa melakukan aksi untuk sebuah perubahan.
“Apakah percaya survei? Ya, antara percaya dan tidak. Percaya, karena survei bisa digunakan sebagai alat ukur secara ilmiah jika dilakukan dengan profesional, tidak berdasar pesanan,” ujar dia.
Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia merilis ada 16 persen kaum milenial yang menjatuhkan pilihan pada Partai Gerindra dan 14,2 persen memilih PDI Perjuangan.
Setelah itu Golkar dan PKS sama-sama menempati urutan ketiga dengan perolehan angka 5,7 persen.
Kemudian, Demokrat 5,3 persen, Nasdem 2,8 persen, dan PKB 2,7 persen.
Selanjutnya, secara berurutan dengan perolehan angka di bawah 2 persen yakni PAN, PPP, PSI, Berkarya, Perindo, Hanura, PBB, Garuda, PKPI, dan Gelora.
“Kalau survei itu dilakukan oleh lembaga yang netral, ya saya mengucapkan syukur Alhamdullilah Partai Gerindra jadi pilihan anak-anak muda. Dan semoga saja ini terjadi di Surabaya,” ujar dia, Rabu (24/3/2021).
Saat ditanya terkait langkah untuk meningkatkan popularitas partai di kalangan anak muda, mantan anggota DPRD Kota Surabaya periode 2014-2019 ini tidak mengungkapkan detail. Tapi dia tahu apa yang harus dilakukan.
“Ya , saya akan membuat program yang bisa melibatkan generasi muda. Khususnya yang terkait dengan IT dan pemanfaatan medsos,” ungkap dia.
Tidak hanya Partai Gerindra, DPC PKB Kota Surabaya juga sedang membidik pemilih dari anak-anak muda zaman sekarang atau kalangan milenial.
Menurut Ketua DPC PKB Surabaya, keberadaan anak-anak muda tak bisa diabaikan begitu saja.
“Dari perhitungan pemilih, saat ini pemilih PKB masih pada posisi usia 35 tahun ke atas. Sedang dari kalangan milenial atau usia 20-35 tahun masih sangat minim.
Makanya, mereka sangat penting untuk direkrut. Bahkan, yang jadi pengurus DPC, PAC maupun Ranting saat ini banyak dari kalangan milenial, ” pungkas dia. KBID-BE
