Bendera Dibakar Massa, Kader dan Pengurus PDIP Surabaya Siap Bergerak

Pengurus DPC PDIP Surabaya mendatangi Polrestabes Surabaya melaporkan insiden pembakaran bendera.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Insiden pembakaran bendera PDIP saat masa PA 212 menggelar aksi penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) direaksi keras kader dan pengurus DPC PDIP Surabaya.

Kader dan pengurus DPC PDIP Surabaya menyatakan siap bergerak sesuai instruksi untuk mengamankan kehormatan partai. Untuk itu, PDIP Surabaya mengeleuarkan sejumlah pernyataan sikap.

Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono pihaknya mengutuk keras pembakaran bendera PDI Perjuangan dalam aksi massa itu. Peristiwa itu telah memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, merusak kehidupan demokrasi dan HAM, dan tatanan hukum. Juga, lanjut dia, ujung-ujungnya merupakan serangan terhadap pemerintahan Presiden Jokowi yang telah memperoleh mandat rakyat dalam Pemilu 2019.

”Pembakaran bendera PDI Perjuangan dan serangan terhadap pemerintahan Presiden Jokowi telah menyulut kemarahan luas seluruh kader PDI Perjuangan. Tapi kami diinstruksikan pimpinan untuk menempuh jalur hukum,” katanya.

Karena itu, ujar Adi sapaan akrab Ketua DPRD Surabaya tersebut, pihaknya mendesak aparat kepolisian untuk menangkap seluruh pelaku dan dalang pembakaran bendera kami, PDI Perjuangan. Mereka telah memecah-belah keutuhan bangsa. Supaya peristiwa tersebut tidak berkepanjangan di kemudian hari, dengan mengulang-ulang penghinaan serupa.

PDIP Surabaya juga menginstruksikan seluruh pengurus, kader, anggota dan simpatisan di Kota Surabaya untuk menghayati dan memedomani Perintah Harian Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Hj. Megawati Soekarnoputri, tertanggal 25 Juni 2020.

”Kepada seluruh pengurus, kader, anggota dan simpatisan, untuk terus memperkuat konsolidasi. Jangan terpancing provokasi-provokasi pihak lain. Tidak bertindak sendiri-sendiri. Melainkan menaati komando pimpinan partai. Kita tetap waspada dan siap sedia, kapan pun, untuk bergerak,” katanya.

Adi menambahkan, PDIP Perjuangan menginstruksikan kader dan pengurus untuk memasang bendera PDIP di rumah masing-masing pengurus, kader, anggota dan simpatisan. ”Kita kibarkan bendera partai sebagai tanda eksistensi kita tetap tegak berdiri, dan berkibar, yang dijaga oleh seluruh kader,” katanya.

”Kami di PDI Perjuangan selalu berkeyakinan bahwa kebenaranlah yang akhirnya akan menang, Satyam Eva Jayate, sebagaimana dikatakan Raden Wijaya pada 1293,” imbuh dia. KBID-DJI