KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Deteksi Kerusakan Kontainer secara Otomatis, TPS Kembangkan Inovasi Teknologi ADDS

 

TPS meluncurkan ADDS yang dirancang untuk mendeteksi kerusakan kontainer secara otomastis.Ini memudahkan petugas gate menyampaikan informasi kerusakan kontainer kepada pelanggan..@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong inovasi berbasis teknologi dengan meluncurkan Automatic Container Damage Detection System (ADDS), yakni sebuah sistem cerdas yang dirancang untuk mendeteksi kerusakan petikemas secara otomatis.

ADDS mengandalkan algoritma Deep Neural Network (DNN) untuk mengidentifikasi jenis dan tingkat kerusakan kontainer secara real time.

Penerapan teknologi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional terminal melalui digitalisasi proses inspeksi kerusakan peti kemas. Dengan dukungan Artificial Intelligence (AI), ADDS juga diharapkan dapat mempercepat proses validasi kerusakan, baik di area gate maupun bridge access.

Peresmian implementasi ADDS ini bertepatan dengan perayaan syukuran Hari Ulang Tahun ke-26 TPS pada akhir April lalu, yang digelar di Pelindo Place Office Tower, lantai 13. Sebelum pelaksanaan grand launching, Tim IT dan Operasional TPS telah mengadakan sesi sosialisasi kepada seluruh petugas gate untuk memastikan pemahaman menyeluruh terhadap sistem ADDS, termasuk perbedaannya dibandingkan dengan metode sebelumnya.

Sebelum implementasi ADDS, pemeriksaan kerusakan peti kemas dilakukan dengan cara mengamati foto OCR. Dengan implementasi ADDS, kerusakan petikemas terdeteksi secara otomatis oleh sistem ADDS, sehingga petugas gate cukup melakukan konfirmasi kerusakan. Hal ini memungkinkan percepatan operasional di TPS, khususnya dalam hal deteksi kerusakan petikemas secara lebih cepat, akurat dan efisien.

Secara teknis, implementasi ADDS di TPS menggunakan konfigurasi kamera Left-Right-Top yang terintegrasi dengan sistem Optical Character Recognition (OCR) pada autogate.

Sistem ini didukung oleh kemampuan self-learning, pengelolaan data secara historis maupun real-time, serta fitur notifikasi otomatis apabila tingkat kerusakan kontainer terdeteksi melebihi ambang batas yang telah ditetapkan.

 

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi menjelaskan, bahwa kehadiran system ADDS memberikan kemudahan signifikan bagi petugas gate dalam mendeteksi kerusakan petikemas.

“Sebelum ADDS diterapkan, tim TPS melakukan inspeksi kerusakan berdasarkan foto OCR. Kini, tim TPS yang bertugas cukup memantau melalui layar komputer dan sistem akan secara otomatis memberikan notifikasi kerusakan petikemas yang terdeteksi berdasarkan tangkapan ADDS”, ujar Erika, Rabu (14/5/2025).

Proses bisnis petikemas ekspor di TPS dimulai saat pengguna jasa melakukan transaksi secara daring melalui platform Clique247. Selanjutnya, kata dia, pengguna jasa membuat dan mencetak job order atau Electronic Container Equipment Interchange Receipt (E-CEIR), yang berfungsi layaknya tiket akses bagi truk pengangkut petikemas menuju gate ekspor.

Sebelum memasuki area gate, kendaraan akan melalui sistem Optical Character Recognition (OCR), yang secara otomatis menangkap data visual kontainer, termasuk nomor kontainer, kode ISO, dan Maximum Gross Weight (MGW).

Dalam tahap ini pula, sistem terbaru TPS, ADDS beroperasi untuk mendeteksi kerusakan kontainer secara real-time dan mengirimkan notifikasi apabila ditemukan indikasi kerusakan.

“Kehadiran ADDS lebih memudahkan petugas gate TPS dalam menyampaikan informasi kerusakan petikemas kepada Pelanggan, dalam hal ini box operator maupun vessel operator melalui sistem CDR Online,” pungkas Erika. KBID-BE

Related posts

Perangi Penyakit TBC, Pemkab Bojonegoro Kampanye Gerakan TOSS TB

DJUPRIANTO

Hendak Maju Pilgub Jatim, Khofifah Sudah Lapor Presiden

RedaksiKBID

Diduga Ngantuk, Dua Anggota DPRD Kecelakaan Tunggal di Tol Madiun

RedaksiKBID