KampungBerita.id
Madrasah Surabaya Teranyar

Dosen dan Mahasiswa Sekolah Tinggi Wilwatikta Ikuti Pameran Seni Rupa di Taman Budaya

Kepala Disbudpar Jatim Dr H Jarianto MSi berasama Kepala UPT Taman Budaya Jatim, Sukatno SSn saat melihat salah satu lukisan

KAMPUNGBERITA.ID – Sebanyak 25 orang dari dosen dan mahasiswa Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya (STKW) mengikuti pameran seni rupa yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur melalui UPT Taman Budaya Jatim.

Kepala Disbudpar Jatim Dr. H. Jarianto MSi, menjelaskan acara yang dihelat ini merupakan persiapan jelang Festival Kesenian Indonesia, pada 5 Juli nanti di STKW.

“Kenapa kita buat pameran khusus STKW, ya mohon dimaklumi, STKW ini kan rencananya jadi tuan rumah Festival Kesenian Indonesia. Katakanlah ini sekaligus gladi kotor karena pelaksanaannya festival sudah dekat, Juli nanti,” jelasnya.

Jarianto menambahkan dalam pameran kali ini juga dilengkapi pertunjukan, seminar internasional, sekaligus kurator terkait apa saja yang rencananya mau disampaikan dalam festival kesenian nantinya.

“Jadi kita ingin tampil maksimal, apalagi nanti jadi festival yang besar dengan kehadiran para tamu baik dalam atau luar negeri,” tambahnya saat ditemui di acara pameran bertema Mind Show Case ini.
Pejabat sementara (Pjs) Bupati Tulungagung ini melanjutkan dengan terselenggaranya acara ini pihaknya berharap masyarakat bisa mendapakan pendidikan seni, secara langsung atau tidak.

“Jangankan masyarakat, Dikti sendiri kurang mengetahui hal ini. Jadi pendidikan itu tidak hanya sains dan teknoogi saja, pendidikan juga harus diperhatikan,” jelas kepala STKW ini.

Kepala UPT Taman Budaya Jatim, Sukatno SSn, mengatakan, ada 45 karya yang di pamerkan antara lain 4 karya grafis, 3 karya keramik, 14 karya lukisan, 15 karya patung, 2 karya instalasi dan 7 karya drawing.

Acara ini digelar dengan tujuan pertama, untuk meningkatakan kreatifitas, produktifitas, daya saing seniman khususnya pelukis dan atau perupa. Kedua, meningkatkan jaringan berkesenian antar pelaku seni, kolektor seni, kolekdol, stakeholder dan masyarakat. Ketiga, upaya memacu tumbuhnya infrastruktur dan suprastruktur seni rupa yang kuat di Jatim. Keempat, meningkatkan apresiasi dan minat masyarakat terhadap karya seni rupa. KBID-NAK

Related posts

Parkir Gedung DPRD Surabaya Tidak Aman, Motor Wartawan Duta Masyarakat Digondol Maling

RedaksiKBID

Jelang Berakhirnya Kontrak Pengerjaan, Menara Masjid Agung Tulungagung Rp 1,3 Miliar Belum Kelar

RedaksiKBID

15 Oktober PDIP Deklarasi Cagub-Cawagub, PKB Berharap Usung Gus Ipul

RedaksiKBID