KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Komisi B Berharap Inovasi Layanan dan Program CSR PDAM Bermanfaat untuk Warga Surabaya

    Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono.@KBiD-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-Pada peringatan Hari Jadi ke-48 PDAM Surabaya, DPRD Kota Surabaya berharap BUMD milik Pemkot Surabaya ini terus berupaya memberikan manfaat kepada warga Surabaya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR)-nya.

Hal Ini disampaikan anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono saat menghadiri Peringatan Hari Jadi ke-48 PDAM Surabaya bersama Mohammad Faridz Afif (Ketua Komisi B), Yuga Pratisabda Widyawasta, Hj. Enny Minarsih, dan Bagas Iman Waluyo di Kantor PDAM Jalan Prof Dr Moestopo 2 Surabaya, Minggu (8/12/2024) siang.

Menurut dia, program CSR PDAM Surabaya seperti beasiswa pendidikan dan bantuan sosial lainnya menjadi bukti nyata kepedulian PDAM terhadap warga Surabaya.

“Dengan profit atau keuntungan yang diperoleh, PDAM harus punya komitmen kuat untuk mendistribusikan manfaat tersebut secara adil kepada masyarakat yang membutuhkan, “ujar Budi Leksono, Minggu (8/12/2024).

Buleks melihat di usia ke-48, usia yang sudah sangat mapan dan dewasa, PDAM terus menunjukkan kemajuan dan inovasi yang luar biasa dalam pelayanan terhadap masyarakat Surabaya yang semakin prima. Dengan slogan Humanis, Efektif, Efesien, Beradab, Akuntabel, dan Transparan, PDAM telah semangatnya untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Kita melihat, saat menerima laporan, PDAM langsung merespons dan bergerak cepat melakukan penanganan. Ini sangat luar biasa,” ungkap dia.

Lebih jauh, politisi senior PDI-P ini menjelaskan, selama bertahun tahun, PDAM telah menorehkan berbagai pencapaian dan penghargaan yang luar biasa, termasuk dalam pelayanan air bersih. Salah satu program unggulan yang dirasakan manfaatnya adalah zero. Artinya, masyarakat Surabaya sudah bisa menikmati layanan air bersih.

Meski demikian, kata Buleks, masih ada tantangan yang harus dihadapi PDAM, khususnya di daerah-daerah yang masih bersengketa. Ini memerlukan perhatian.

Dia memberikan contoh beberapa wilayah seperti bantaran rel kereta api dan tanah irigasi (pengairan), masih menjadi tantangan tersendiri.

“Sebenarnya ini jadi monitor dan evaluasi (monev) bagi PDAM. Jangan sampai memasang master meter di area-area tersebut justru disalahgunakan oleh warga dalam hal tarif. Sementara PDAM juga berkomitmen melibatkan pihak terkait guna memberikan jaminan hukum bagi masyarakat yang tinggal di daerah yang masih bersengketa tersebut, ” beber dia.

Selain itu, beberapa kampung di Surabaya juga ada yang belum terjangkau jaringan air PDAM. Ini juga harus menjadi perhatian. Sebab mereka juga punya hak mendapat layanan air bersih. Warga yang selama ini minta atau mengambil air dari tetangga diharapkan segera bisa menikmati layanan air PDAM. Untuk itu, perlu ada koordinasi dengan pemilik aset.

“Bukan masalah pengakuan, tapi masyarakat itu harus sewa. Tapi setidaknya ini sebagai bentuk upaya PDAM. Kami di Komisi B akan berusaha melibatkan Bagian Hukum dan Kerja Sama Pemkot Surabaya serta jajaran OPD lainnya agar warga masyarakat di wilayah tersebut (sengketa) ada jaminan hukum, “tegas dia.

Dia menambahkan, jangan sampai PDAM berusaha memasang jaringan air, tapi justru bermasalah di kemudian hari.

Terkait inovasi PDAM yang meluncurkan Meter Air Pintar, mantan Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya, menuturkan, sangat mengapresiasi inovasi-inovasi yang diluncurkan PDAM yang muaranya tentu untuk meningkatkan layanan terhadap masyarakat. Karena dengan inovasi ini pelanggan dapat memantau data pemakaian air melalui aplikasi Customer Information System (CIS).

” Inovasi ini luar biasa masyarakat sudah bisa melihat konsumsi pemakaian air, sehingga bisa tahu tagihan yang harus dibayar, ” tandas dia, seraya menambahkan Meter Air Pintar ini bisa dimanfaatkan secara praktis dan transparan oleh para pelanggan.  Selamat Hari Jadi ke-48, semoga PDAM Surabaya selalu di hati dan memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat. KBID-PAR-BE

Related posts

Gus Muwafiq, Kiai Gondrong yang Kini jadi Idola Nahdliyin

RedaksiKBID

Matic Cyber, Kendaraan Superhero dari Jombang

RedaksiKBID

Judes, Roro Jonggrang, dan Mendoan

Baud Efendi