KampungBerita.id
Madrasah Surabaya Teranyar

Lesbumi Surabaya Gelar Lomba Menulis Surat Hurup Pegon untuk Jokowi

Ketua PC Lesbumi NU Surabaya H Muhammad Hasyim Asyari bersama pengurus saat menggelar jumpa pers soal lomba menulis surat untuk Jokowi.

KAMPUNGBERITA.ID – Berbagai lomba menarik digelar Lembaga seni budaya muslimin indonesia (Lesbumi) PCNU Kota Surabaya, dalam menyambut peringatan hari santri 2018. Salah satunya lomba menulis Pegon untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Lesbumi PCNU Kota Surabaya, Hasyim Asy’ari menuturkan, lomba menulis Pegon untuk Presiden Jokowi diperuntukan bagi siswa siswi SMA sederajat maupun kalangan santri pondok pesantren. Rencananya lomba digelar pada tanggal 28 Oktober. “Untuk temanya bebas. Kita tidak membatasi,” ujar Hasyim Asy’ari, Kamis (4/10).

Menurut Hasyim Asy’ari, dalam lomba menulis Pegon panitia menargetkan 100 peserta. Melalui lomba tersebut, panitia ingin mengenalkan kembali tulisan Pegon kepada generasi sekarang. “Peserta bebas menuangkan apa yang menjadi isi hati untuk disampaikan pada presiden,” jelasnya.

Hasyim menjelaskan, penulisan Pegon merupakan tradisi Islam yang sudah ada sejak dulu. Dimana tulisan Pegon merupakan alat transportasi bagi para ulama saat menyampaikan ilmu kepada para santri.

Tidak sampai di situ, penggunaan tulisan Pegon juga dipakai pada masa kerajaan Islam. Hal itu bisa dilihat pada manuskrip maupun naskah sejarah yang bisa dilihat hingga sekarang. “Penggunaan huruf Pegon juga berperan penting saat zaman penjajahan,” imbuh Hasyim.

Hasyim menceritakan, pada saat masa penjajahan penggunaan tulisan huruf Pegon merupakan bagian dari strategi. Dimana waktu itu, kaum penjajah tidak bisa memahami tulisan tersebut. “Lewat lomba ini, Lesbumi berharap bisa menangkal berita hoax yang saat ini banyak beredar,” tegasnya.

Ditanya bagaimana jika Presiden Jokowi tidak memahami tulisan Pegon yang ditulis para siswa, Hasyim mengaku tidak khawatir. Menurutnya, Presiden telah memiliki staf yang salah satunya berasal dari kalangan santri. “Kalau presiden mau belajar menulis Pegon malah lebih baik,” pungkas Hasyim. KBID-DJI

Related posts

42.051 Peseta PBI APBD dan 40.935 PBI APBN di Sidoarjo Dinonkatifkan

RedaksiKBID

14 Tenaga Medis Terkonfirmasi Positif, Layanan Operasi RSUD Dr Soekandar Ditutup

RedaksiKBID

Dampak Kenaikan BBM, Tarif Ojek Online Naik Maksimal 10 Persen

RedaksiKBID