KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Surabaya Teranyar

RAPBD Surabaya Rp 12,7 T Disahkan Bertepatan Hari Pahlawan, Baktiono: Ini Tunjukkan Komitmen DPRD Selesaikan Pembahasan Anggaran Tepat Waktu

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-DPRD Kota Surabaya bersama Pemkot Surabaya dijadwalkan mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2026 dengan nilai yang telah disepakati  Rp12,7 triliun bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November.

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Baktiono mengatakan, tanggal tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Karena pengesahan di Hari Pahlawan merupakan bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Semangat kita adalah mengenang jasa para pahlawan, seperti H.O.S Cokroaminoto, Bung Karno, KH Mas Mansyur, Bung Tomo, dan banyak lagi pahlawan tak dikenal yang berjuang dan gugur di Surabaya,” ujar dia saat dikonfirmasi, Minggu (9/11/2025).

Menurut politisi senior PDI-P ini, di Kota Surabaya, sejak Wali Kota, Tri Rismaharini telah disepakati agar RAPBD disahkan 10 November dengan tujuan utama untuk mengenang, menghargai, dan memperingati para pahlawan yang gagah berani, bersatu mengorbankan harta, tenaga, dan nyawa untuk mempertahankan Kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Pemilihan tanggal 10 November, diakui Baktiono memiliki nilai simbolis dan strategis. Selain sebagai bentuk penghormatan, langkah tersebut sekaligus menunjukkan komitmen DPRD Kota Surabaya dalam menyelesaikan pembahasan anggaran tepat waktu, sebelum batas akhir yang ditetapkan Pemerintah Pusat pada 30 November.

“Provinsi, Kabupaten/Kota yang mengesahkan di bawah 30 November akan diberikan reward atau penghargaan berupa Dana Alokasi Umum (DAU) oleh Pemerintah Pusat. Surabaya selama ini selalu mendapatkan penghargaan tersebut karena komitmen dan kebersamaan seluruh anggota DPRD,”ungkap dia.

Lebih jauh, mantan Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya ini menegaskan, peringatan Hari Pahlawan 10 November memiliki makna mendalam bagi warga Surabaya. Pertempuran Surabaya 1945 menjadi simbol keberanian rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Semangat ini, kata Baktiono diwujudkan dalam bentuk kerja nyata DPRD dan Pemkot membangun Surabaya lebih maju dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Baktiono menegaskan, pengesahan RAPBD 10 November bulan hanya simbol, tapi juga semangat untuk memastikan bahwa setiap program yang dianggarkan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Ini sekaligus menjadi teladan bagi kabupaten/kota lain untuk mengedepankan semangat kekeluargaan dalam pembahasan anggaran.

Dengan disahkan pada November, apalagi November awal, tegas Baktiono, maka seharusnya Pemkot Surabaya bisa mulai pengumuman lelang pekerjaan atau pengumuman tentang pekerjaan-pekerjaan proyek.
Sehingga dalam pelaksanaannya akan dilangsungkan sejak tahun takwim atau tahun pajak yaitu sejak satu Januari.

Dengan pengumuman lelang lebih awal, tentu nantinya tidak ada yang molor, “Ya, harapan kita semua tidak ada yang molor agar warga Surabaya dapat menikmati pembangunan lebih cepat dan lebih baik,” pungkas dia.KBID-BE

Related posts

Dikabarkan Maju Pilwali Surabaya, Puti: Saya Tidak Punya Jubir

RedaksiKBID

Kuatkan Soliditas, DPD Golkar Surabaya Gelar Halal Bihalal dengan 31 PK

RedaksiKBID

Sidak ke Sejumlah Pasar Modern, Ning Ita Pastikan Mamin Layak Kosumsi saat Lebaran

RedaksiKBID