
KAMPUNGBERITA.ID-Untuk mencegah penyakit demam berdarah dengue (DBD) pada masa transisi, peralihan dari musim penghujan ke musim kemarau, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Surabaya mengadakan fogging di sejumlah wilayah, di antaranya di Kecamatan Tambaksari.
Meski kondisi curah hujan saat ini intensitasnya sedang, namun warga resah dengan merebaknya wabahnya penyakit demam berdarah yang disebabkan oleh gigitan nyamuk
aedes aegypti.
Menindaklanjuti laporan warga Ploso Timur III A, RT 1/RW 9, Kelurahan Ploso, Kecamatan Tambaksari, di mana ada warga yang terkena penyakit DBD, anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Yuga Pratisabda Widyawasta bersama pengurus DPC PSI Tambaksari langsung bergerak cepat melakukan fogging.
Yuga yang berangkat dari
Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Surabaya yang meliputi Kecamatan Kenjeran, Pabean Cantikan, Semampir, dan Tambaksari ini, ketika dikonfirmasi mengatakan, dirinya datang ke RT 1/RW 9 karena mendapat pengaduan jika ada salah seorang warga terserang penyakit DBD.
“Fogging ini adalah salah satu cara pencegahan DBD,” ujar dia.
Tapi yang paling utama, lanjut dia, adalah kebersamaan warga untuk kerja bakti menjaga kebersihan lingkungannya, juga sangat penting dalam pencegahan DBD.
“Warga harus aktif membersihkan lingkungan
dengan 3M Plus, seperti menguras tempat air, menutup rapat penampungan, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk aedes aegypti yang membawa virus penyakit demam berdarah,” ungkap dia.
Yuga yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya ini juga mengucapkan terima kasih dirinya bersama tim PSI diterima di Ploso Timur III A, RT 1/RW 9 untuk melakukan bakti sosial, berupa fogging.
Ke depan, dia berharap tak ada lagi suspect DBD dan semua warga sehat. “Monggo kalau ada aduan disampaikan ke saya dan akan saya kawal dan realisasikan. Saya dan seluruh kader PSI siap untuk kerja hadir untuk rakyat, ” ungkap dia.

Sebelumnya, Ketua RT 01 mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan fogging oleh PSI di wilayahnya, karena memang ada warga yang terserang penyakit DBD. Sebelumnya, sudah mengajukan fogging ke puskesmas, tapi belum ada realisasi.
“Akhirnya tembus ke PSI, Pak Yuga ini. Terima kasih atas atensinya, ” ujar dia.
Sementara, Senin (12/5/2025), Yuga bersama tim PSI melanjutkan fogging di Pacar Keling.KBID-BE
