KampungBerita.id
Headline Teranyar

Terlalu, Sejumlah Makanan Takjil Mengandung Bahan Pengawet Mayat

Petugas BPOM memeriksa kandung dalam makanan yang dijajakan di Bazar Takjil Sampang

KAMPUNGBERITA.ID – Meski bulan Ramadana, para pedagang makanan masih banyak yang melakukan praktik nakal dalam memroduksi barang daganganya. Di Sampang, diketahui banyak makanan yang dijajakan untuk takjil buka puasa justru mengandung bahan boraks dan formalin yang biasa dipakai untuk mengawetkan mayat.

Hal tersebut terungkap dari hasil pemeriksaan Badan Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya usai melakukan sidak di Bazar Takjil Sampang. BPOM menyebutkan, banyak makanan mengandung bahan pengawet mayat.

Dari hasil pemeriksaan, ada lima jenis makanan takjil yang dijual di area Monumen Trunojoyo Sampang, positif mengandung boraks dan formalin, yang biasa digunakan untuk pengawet mayat.

Menurut Kepala BBPOM Surabaya, Sapari menyampaikan, ada 26 sampel makanan yang dilakukan uji lab cepat. Lima jenis makanan diantaranya positif mengandung bahan pengawet boraks dan formalin.
“Jenis makanan itu, krupuk, pentol, pempek, bandeng dan cincau,” jelasnya.

Sapari menyarankan kepada para penjual takjil agar tidak menjual lagi. Dan harus mendapat pembinaan dari pemerintah daerah. “Jadi, kami koordinasikan dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mengenai temuan ini. Tugas kami, melindungi masyarakat dari obat maupun makanan yang merugikan kesehatan konsumen,” katanya. KBID-SAM

Related posts

Surabaya Darurat Sampah, Mahasiswa PMII Minta Kepala DLH Dicopot

RedaksiKBID

Anak dan Cucu Pendiri NU KH Abdul Chalim Jadikan Penghargaan FJN Motivasi untuk Terus Berkembang

RedaksiKBID

Resmi, Partai Golkar Tugaskan Arif Fathoni sebagai Pimpinan DPRD Kota Surabaya

Baud Efendi