KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

WS Imbau Warga Luar Kota Tak Rayakan Tahun Baru di Surabaya

Plt Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, Pemkot Surabaya akan
melakukan difiltrasi (penyaringan) terhadap warga luar kota yang akan masuk Surabaya pada malam pergantian tahun baru 2021. “Bukan penutupan total, tapi kita filter. Dinas kesehatan (dinkes) sudah siap, “ujar Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana.

Menurut dia, Pemkot Surabaya akan membuka posko di delapan titik masuk Surabaya. Bahkan, nanti
ada posko untuk rapid test atau swab test massal. Mengingat ada delapan daerah di Jatim yang masuk zona merah dan berbatasan langsung dengan Surabaya. Yakni Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Mojokerto, Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kota Malang, Kota Batu.

“Jadi bagi warga Surabaya yang masuk dari luar kota akan kita swab test. Sementara bagi warga luar Surabaya yang tak ada kepentingan khusus atau bekerja di Surabaya kita arahkan untuk kembali. Tapi yang memang harus kerja malam mereka diperbolehkan masuk tapi akan diswab test di tempat, tandas WS, panggilan Whisnu Sakti Buana.

Lebih dari itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya juga telah melakukan sosialisasi lewat camat. Bahkan, camat juga diinstruksikan mendata warganya lewat RT/RW bagi yang liburan akhir tahun atau liburan natal kemarin.

Bagi warga yang habis liburan lebih dari tiga hari akan diswab test lewat puskesmas setempat, ” imbuh dia.

Selain itu, lanjut WS yang juga mantan ketua DPC PDIP Surabaya ini, Pemkot Surabaya akan melakulan operasi besar-besaran pada malam pergantian tahun baru nanti. Bahkan camat-camat sudah diperintahkan untuk melarang penjualan terompet, pembatasan penjualan kembang api.”Jadi pada malam tahun baru nanti seluruh kegiatan harus sudah tutup pada pukul 20.00. Pembatasan itu sudah kita tetapkan bersama Forkopimda Kota Surabaya,” ungkap dia.

Kalau ada pusat perbelanjaan atau mal yang melanggar, apakah ada sanksi? WS dengan tegas menyatakan, pemkot akan memberikan peringatan lebih dulu. “Ya jangan langsung diberi sanksi.Kita lihat dulu kesalahannya seperti apa,” tandas dia.

Ditanya warga luar kota yang ingin rekreasi di Surabaya, WS mengeluarkan imbauan agar mereka tidak perlu merayakan tahun baru di Surabaya. ” Kita hanya sebatas mengimbau saja.Kalau melarang ini kan negara RI, nanti saya salah sendiri,” ucap WS. KBID-BE

Related posts

Kawah Ijen Banyuwangi Bakal Dilengkapi Kereta Gantung

RedaksiKBID

7 Hakim Positif Corona, Pengadilan Agama Surabaya Ditutup

RedaksiKBID

Putus Penyebaran Corona, Polresta Sidoarjo Sebar Himbauan Stay at Home

RedaksiKBID