KampungBerita.id
Peristiwa Teranyar

Kekeringan di Pamekasan Meluas, Pemkab Droping Air Bersih

Pj Bupati Pamekasan Fattah Jassin melepas rombongan 13 tangki air bersih.

KAMPUNGBERITA.ID – Kekeringan akibat kemarau panjang di Kabupaten Pamekasan kian meluas. Sejumlah desa di wilayah tersebut mulai mengalami krisis air bersih. Untuk mengatasi hal tersebut , Pemkab Pamekasan melakukan droping air bersih ke daerah-daerah kekeringan sejak Senin (06/8).

Pj Bupati Pamekasan Fattah Jassin melepas rombongan 13 tangki air bersih sesudah pelaksanaan apel pagi awal bulan di halaman kantor Pemda jalan kabupaten.

“Kita memang tiap tahun menganggarkan untuk program kekeringan disaat musim kemarau, setelah BPBD memetakan wilayah yang memang sangat membutuhkan,”kata dia.

Dihari pertama droping, Pemkab langsung melakukan pengiriman 13 tanki ke daerah terdampak kekeringan. Dalam tanggap darurat tahun ini, Pemkab Pamekasan mengalokasiakan anggara sebesar Rp 3,5 milliar, namun jika masih dibutuhkan oleh masyarakat tidak menutup kemungkinan terdapat tambahan anggaran.

Sedangkan bagi daerah yang memang membutuhkan air bersih, Pj Bupati menghimbau untuk langsung melayangkan surat yang ditujukan kepada Bupati sesuai dengan prosedur yang ada.

“Tentuny nanti akan ditinjau layak tidaknya daerah tersebut,”ujar dia.

Kepala BPBD Kabupaten Pamekasan, Akmalul Firdaus, mengatakan, daerah yang terdampak kekeringan ada 310 dusun di 78 desa yang tersebar di 10 kecamatan diantaranya Kecamatan Tlanakan, Proppo, Pademawu, Palengaan, Pegantenan, Larangan, Kadur, Waru, Batumarmar dan Kecamatan Pasean.

“Pelaksanaan tentunya kita laksanakan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) tanggap darurat kekeringan selama 2 bulan, dan tidak menutup kemungkinan akan diperpanjang sesuai dengan kondisi musim yang berlaku tahun ini. Dan jika kemarau masih panjang kami akan memperpanjang SK tanggap daruratnya,” katanya. KBID-PMK

Related posts

Halal Bihalal, Parpol di Surabaya Dukung Kebijakan Wali Kota Alokasikan 40 Persen APBD untuk UMKM

RedaksiKBID

Belum Lunasi Biaya Persalinan Rp 15 Juta, Dilaporkan Polisi, Pasutri Sidotopo Wetan Minta Perlindungan ke Fraksi PDI-P

RedaksiKBID

Bantu Masyarakat di Setiap Kondisi, DPP Baguna akan Dirikan Posko di Kantor DPC PDI-P se Indonesia

Baud Efendi