KampungBerita.id
Matraman Teranyar

Kapolres Bangkalan Ingatkan Maba UTM soal Bahaya Curas, Curat hingga Radikalisme

Kapolres Bangkalan, AKPB Boby P Tambunan ketika memberi pengarahan pada Maba UTM.

KAMPUNGBERITA.ID – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) terus member pembekalan pada mahasiwa baru (Maba) agar mereka benar-benar siap ketika tinggal di Madura dan mengenal segala seluk-beluk kehidupan masyarakatnya. Kali ini pihak UTM menghadirkan Kapolres Bangkalan AKPB Boby P Tambunan untuk memberi pencerahan pada Maba.

Secara umum, Kapolres menyampaikan adanya bahaya pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) hingga bahaya paham radikalisme yang ada di sekitar kampus UTM. Kapolres juga mengajak Maba UTM untuk pintar menjaga diri dan selalu koordinasi dengan pihak kepolisian jika menyangkut masalah keamanan maupun criminal.

“Dari sisi keamanan, ada dua hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus bagi mahasiswa baru di UTM. Yakni bagaimana menanggulangi pencurian dengan kekerasan (Curas) dan begal yang sering terjadi di daerah sekitar Kampus UTM,”ujar Kapolres.

Kapolres Bangakalan beserta jajarannya sudah antisipasi dan upaya-upaya terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bangkalan secara keseluruhan khusus di Kecamatan Kamal,Socah dan Burnih. Namun demikian, Kapolres menghimbau pada Maba untuk bisa mengenali keamanan lingkungannya masing-masing.
“Mengantisipasi dan menekan kejadian curas dan begal, teman-teman Maba harus paham area mana dan jam berapa yang rawan sehingga terhindar dari aksi kejahatan. Jadi adik-adik mahasiswa harus mampu menjadi polisi untuk dirinya sendiri,”pinta Kapolres

Kapolres juga mengingatkan jika saat ini kampus juga sudah menjadi persemaian bibit-bibit radikalisme. Banyak mahasiswa yang terseret ikut paham radikal yang berujung pada aksi teroris.

“Kita bersama harus dapat menangkal paham radikal ini. Paham radikal biasanya memanfaatkan kepolosan mahasiswa, keingin tahuan mahasiwa dan secara psikologis mahasiswa masih mencari jati dirinya siapa,”ujar Boby.

Kapolres menegaskan, radikalisme bukanlah budaya bangsa Indonesia. Terorisme dikutuk semua negara, sehingga segala yang berbau radikalisme dan terorisme adalah musuh bangsa karena tidak sesuai dengan idiologi Pancasila. KBID-BKL

Related posts

Satlantas Polresta Sidoarjo Beri Dispensasi Pengurusan SIM ‘Mati’

RedaksiKBID

Tiga Direksi Berstatus Tersangka, Bank Jatim Didesak Rombak Manajemen

RedaksiKBID

Bursa Kerja Diserbu Peminat, Mbak Reni: Harus Ditingkatkan Frekuensinya

RedaksiKBID