KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Kasus Flu Meningkat saat Pancaroba, Dinkes Surabaya Imbau Warga Tidak Panik

 

Kepala Dinkes Kota Surabaya, dr Billy Daniel Messakh.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat peningkatan kasus influenza seiring memasuki musim pancaroba. Meski jumlah pasien naik, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh memastikan kondisinya ringan dan tidak perlu menimbulkan kepanikan.

“Iya. Jadi musim pancaroba yang teman-teman dengar kan kasusnya influenza meningkat. Jadi memang jumlah kasus ada. Tapi tidak berat,” kata dr. Billy disela-sela rapat paripurna DPRD Kota Surabaya, Rabu (30/9/2026).

Dia menyebut ada perbedaan penanganan pasien flu di rumah sakit (RS) swasta dan RS pemerintah. Di RS swasta, banyak pasien yang memilih dirawat inap. “Kenapa kok di kamarkan? Karena mereka punya asuransi harus nginap baru bisa diklaimkan. Jadi ada perbedaan ya,”ungkap dia.

Sementara di RS pemerintah, pasien flu dengan gejala ringan cenderung tidak dirawat inap. “Kalau di rumah sakit pemerintah cenderung tidak di kamarkan karena kalau mereka pakai BPJS itu tidak indikasi untuk ngamar. Jadi karena ringan,” jelas dia

Lonjakan pasien flu juga berdampak pada kunjungan ke puskesmas. Namun menurut dr. Billy hal itu masih dalam batas wajar.
“Oh iya, enggak apa-apa. Kalau itu kan tugasnya puskesmas. Jadi memang mereka datang ke puskesmas dapat obat, sudah selesai. Enggak perlu  ngamar,”ungkap dia

dr Billy memprediksi gelombang flu ini berlangsung satu dua minggu. Masa inkubasi flu sekitar 7 sampai 10 hari dan penularannya cepat melalui udara. “Begitu dua minggu selesai. Jadi ini paling ya sekitar seminggu dua minggu setelah sakit itu selesai sudah. Ini memang flu yang menularnya cepat karena lewat udara,” beber dia.

dr. Billy mengimbau masyarakat tidak perlu panik berlebihan seperti saat pandemi Covid-19. Kuncinya adalah menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh. “Enggak usah panik. Terpenting, jangan terus takut seperti waktu Covid. Itu yang enggak perlu. Jadi sekarang jaga kesehatan,” pesan dia.

Dia menyarankan warga memakai masker di tempat ramai, makan makanan bervariasi, dan rutin konsumsi vitamin.
“Pakai masker saja kalau ragu-ragu di satu tempat tertentu ada yang sakit. Makan makanan yang bagus. Makanannya harus bervariatif untuk tingkatkan kualitas daya tahan tubuh. Lalu vitamin A, vitamin B kompleks sama vitamin C,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Bidik Emas Cabor Sepak Bola Porprov IX Jatim 2025, Tim Surabaya Tingkatkan Kualitas Permainan

Baud Efendi

Saat Muncul ‘Ikan Munggut’, Sungai BAT selalu Minta Tumbal

RedaksiKBID

Safari ke Kiai-kiai di Jatim, Tommy Soeharto: Saya Tak Memiliki Ambisi jadi Presiden

RedaksiKBID