KampungBerita.id
Tapal Kuda Teranyar

Lahan Tidak Jelas, Pedang Pasar Tulakan Pacitan Wadul Dewan

KAMPUNGBERITA.ID – Sejumlah pedagang Pasar Tulakan, Pacitan mengeluhkan status belum jelasnya lahan yang mereka tempati selama ini. Mereka mendatangi Gedung DPRD setempat guna dicarikan solusi atas sengketa lahan pasar meski sejak tahun 1970 mereka membayar retribusi ke pemerintah daerah. Belakangan, ada sejumlah pihak yang menggugat lahan pasar tersebut ke pengadilan.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa ada praktik pungutan liar di pasar tersebut. Dimana, penarikan retribusi yang sudah berjalan puluhan tahun diduga tidak memiliki dasar hukum. Apalagi, lahan pasar Tulakan tidak masuk dalam buku aset milik Pemkab Pacitan.

“Lahan tersebut belum tercatat dalam aset daerah. Namun pemkab memang pernah membangun kios sebagai sarana prasarana pedagang dalam menjalankan kegiatan perekonomiannya,” ujar Agung Setiono, Kabid Aset BPKAD ,

Mengenai retribusi yang sudah berjalan puluhan tahun, Agung mengatakan hal itu menjadi ranah Bagian Hukum yang ditunjuk Pemkab Pacitan menjadi tim kuasa hukum sengketa lahan pasar tersebut.

“Bagian hukum yang lebih paham,” katanya.

Novia Wardani, Tim Kuasa Hukum Penggugat Intervensi Pemkab Pacitan mengatakan, perlu dicek dulu status yuridis lahan pasar tersebut.

Mengenai retribusi, Kasubag Bantuan Hukum, Bagian Hukum, Setkab Pacitan ini mengatakan, semuanya masuk ke kas daerah sebagai komponen pendapatan asli daerah (PAD).

“Yang pasti itu masuk kas daerah sebagai komponen PAD,” katanya.KBID-PCT

Related posts

7 Raperda Baru Kota Mojokerto Disahkan, 3 Inisiatif Dewan, 4 Usulan Wali Kota

RedaksiKBID

UNG dan PDAM Surya Sembada Gelar Kajian Ilmiah soal Pemanfaatan Sumber Daya Alam

RedaksiKBID

Bikin Bangga Surabaya di Timnas U-16, Risma Kirim Supriadi ke Liverpool

RedaksiKBID