KampungBerita.id
Kampung Raya Teranyar

Peringati HUT Pancasila, Gubernur: Pancasila adalah Berkah

Gubernur, Sekdaprov dan Ketua DPRD Jatim ditemani istri, foto bersama para peserta upacara Hari Lahir Pancasila.

KAMPUNGBERITA.ID – Pancasila adalah falsafah untuk kita berprilaku dalam kehidupan, Pancasila bukan hanya sekedar untuk dihafalkan, namun juga harus diresapi makna dan artinya. Ungkapan tersebut merupakan pesan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Hari Lahir Pancasila yang ke-73.

Hari Lahir Pancasila yang jatuh tepat pada 1 Juni, merupakan momentum dimana bangsa Indonesia untuk kembali mengingat esensi dari dasar sebuah pemikiran ideologi Pancasila. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan bahwa di dalam Pancasila sudah diatur lengkap, baik hubungan dengan Tuhan maupun sesama manusia. Selain itu, kata dia, di dalam Pancasila sudah terkandung sebuah hubungan yang membuat masyarakat bisa maju dan sejahtera.

“Maka dari itu, kita jangan hanya sekedar menghafalkan (Pancasila), mari kita resapi yang namanya Pancasila,” kata Wali Kota Risma, saat ditemui usai memimpin jalannya upacara Hari Lahir Pancasila ke-73, di Balai Kota, Jumat (01/06).

Sementara Gubernur Jatim menandaskan, “Pancasila adalah berkah indah yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada masyarakat Indonesia melalui perenungan dan pergulatan,” ujar Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo membacakan sambutan Presiden RI pada Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Gedung Negara Grahadi, Jumat (1/6).

Oleh sebab itu, lanjutnya, pemikiran dan kejernihan batin founding fathers Indonesia harus terus diamalkan sebagai warisan mulia untuk kemajuan bangsa. Juga, sekaligus sebagai sumbangsih Indonesia kepada masyarakat dunia.

Ditambahkan, Pancasila pertama kali diuraikan secara jelas oleh Bung Karno pada tanggal 1 Juni 1945. Kemudian dituangkan dalam Piagam Jakarta pada tanggal 22 Juni 1945, dan dirumuskan secara final pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh para pendiri bangsa Indonesia yang berasal dari berbagai kelompok, golongan dan latar belakang.

“Mereka duduk bersama untuk menetapkan Pancasila sebagai pemersatu segala perbedaan,” tambahnya. Oleh karena itu, Pancasila menjadi falsafah dan dasar negara yang kokoh, serta sebagai fondasi dibangunnya Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur.KBID-HUM

Related posts

Komisi A Prihatin, Penerimaan CSR untuk Pemkot Surabaya Kecil, 2022 Capai Rp 312 M

RedaksiKBID

Pemkot Surabaya Berencana Tambah Titik CFD Setiap Akhir Pekan

DJUPRIANTO

PDI-P Surabaya akan Fungsikan Kantor di Jalan Adityawarman untuk Kegiatan Organisasi Sayap dan Masyarakat

RedaksiKBID