KampungBerita.id
Madrasah Teranyar

Smamda Sidoarjo Juara Pertama Amicta 2018 di Yogyakarta

Ibrahim Muhammad, Ikhlash Rahmani Yuri, dan Khanza Auliafanda Taufani siswa kelas 11 Smamda Sidoarjo mempresentasikan hasil karyanya.

KAMPUNGBERITA.ID – Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Muhammadiyah 2 Sidoarjo atau yang populer disebut Smamda Sidoarjo, berhasil menjadi juara satu dalam ajang Amikom Information and Communication Technology Award (Amicta) yang digelar pada 1 September 2018 di Universitas Amikom Yogyakarta. Siswa Smamda Sidoarjo berhasil ciptakan Inovasi Loker Anti Maling Berbasis Android.

Ketiga siswa kelas 11 yakni Ibrahim Muhammad, Ikhlash Rahmani Yuri, dan Khanza Auliafanda Taufani, berhasil membuat inovasi Smart Locker Based on Android (S Locdroid) atau pengunci pintu loker otomatis menggunakan aplikasi android.

Ketiganya berhasil menyisihkan puluhan peserta dari berbagai perwakilan sekolah di Indonesia.

Ibrahim Muhammad mengungkapkan jika ide menciptakan S Locdroid ini berbula dari keresahan teman-teman (siswa smamda red) karena kunci loker untuk menyimpan barang mereka sering hilang.

“Aplikasi ini terkoneksi dengan wifi, nantinya kita tinggal login ke wifi atau sambungan internet lainnya. Selanjutnya kita tinggal bikin akun dan pilih loker yang kita mau, maka secara langsung nantinya loker tersebut akan kita miliki dengan kode atau pin dalam handphone android kita,” ungkap Ibrahim mewakili kedua temanya, selasa (4/8).

Lebih jauh, siswa kelas 11 IPA VII ini memaparkan jika pembuatan S Locdroid menghabiskan biaya Rp. 400 ribu. Biaya 400 ribu tersebut untuk biaya pembelian hardware yang kemudian kita tinggal rangkai saja.

“Selama 3 minggu kami bertiga kerjakan aplikasi ini. Dalam 1 aplikasi android bisa sampai 40 loker penyimpanan. Loker yang sudah tersambung S Locdroid jika dibuka paksa atau ada orang yang mau mencuri barang diloker tersebut, maka secara otomatis alarm dalam loker akan berbunyi keras,” papar siswa yang akrab disapa aim.

Aim berharap inovasi karya dirinya bersama kedua temannya ini bisa segera dipatenkan, dengan tujuan agar S Locdroid bisa diproduksi massal ke pasar masyarakat umum.

“Saat ini aplikasi S Locdroid masih kami terus sempurnakan. Harapan kami bertiga aplikasi temuan kami bertiga ini bisa dipatenkan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Smamda, Wigatiningsih mengapresiasi prestasi yang kembali ditorehkan ketiga anak didiknya tersebut.

“Saya bangga, rekayasa teknologi karya siswa-siswi Smamda Sidoarjo menjadi juara satu. Dengan rangkaian pencapaian prestasi ini, menunjukkan siswa dan siswi kami siap dan bisa menjawab tantangan era milenial saat ini. Sebab, saat ini hampir semua aktivitas individu bisa dikendalikan lewat teknologi,” pungkasnya senang.KBID-TUR

Related posts

Hendak Transaksi, Budak Sabu Asal Porong Diringkus

RedaksiKBID

KIPP Jatim Usulkan Penundaan Pilkada Akibat Corona, Dewan Nilai belum Perlu

RedaksiKBID

130 Petugas Gabungan Geledah 3 Blok Hunian Rutan Medaeng

RedaksiKBID