KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Surabaya Terima Belasan Ribu Blangko e-KTP dari Kemendagri

 

Kepala Dispendukcapil Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji.@KBID-2023.

KAMPUNGBERITA.ID-Belasan ribu blangko KTP Elektronik atau e-KTP telah diterima Pemkot Surabaya dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena itu, melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya sedang melakukan proses pencetakan e-KTP untuk permohonan pencetakan yang telah masuk dalam sistem.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji mengatakan, masyarakat diminta untuk tidak khawatir. Sebab, dapat dipastikan akan mendapatkan e-KTP, hanya saja masyarakat harus menunggu giliran sesuai dengan nomor urut antrean.

“InsyaAllah Kemendagri sudah siap, mengirimnya bertahap karena yang meminta seluruh Indonesia. Sekarang ada belasan ribu (blangko) sudah datang, ini sudah masuk proses untuk mulai dicetak sesuai dengan urutan yang sudah antre,” kata Agus Sonhaji, Jumat (13/1/2023).

Hingga saat ini, permohonan pencetakan e-KTP di Kota Surabaya mencapai 57 ribu lebih. Maka, sesuai dengan instruksi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, dia menjelaskan, para pemohon bisa melihat nomor antrean dengan memindai barcode di e-kitir yang diberikan Dispendukcapil. Sehingga para pemohon bisa mengetahui bahwa antrean sudah bergerak.

“Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) meminta agar orang itu tahu, dia (pemohon) itu sebetulnya antrean masih lama atau sudah tinggal sedikit? Ke berapa sebetulnya? Isok nggak didelok (bisa tidak dilihat)? Jadi e-kitir itu ada QR codenya kalau discan bisa muncul pemohon nomor urutan ke berapa. Mungkin kemarin (pemohon) masih urutan 15 ribu, sekarang urutan ke 800. Kan mereka senang, sebentar lagi akan dapat,” jelas dia.

Meski demikian, para pemohon juga bisa memanfaatkan produk layanan lainnya yang dimiliki oleh Kemendagri. Di antaranya bisa mengaktifkan KTP Digital yang juga memiliki status hukum yang sama dengan e-KTP. Hal ini telah tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 72 Tahun 2022 Tentang Standar Dan Spesifikasi Perangkat Keras, Perangkat Lunak, Dan Blangko Kartu Tanda Penduduk Elektronik Serta Penyelenggaraan Identitas Kependudukan Digital.

“Sambil menunggu kiriman (blangko) lagi, kami juga mendorong pemohon dan masyarakat bisa mengaktifkan KTP Digital karena memiliki status hukum yang sama. Hal ini telah disebutkan dalam Permendagri No. 72 tahun 2022,” tandas dia.

Dalam proses aktivasi KTP Digital, masyarakat bisa langsung mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola atau mengunjungi kantor kecamatan. Sedangkan di tingkat kelurahan, masih dilakukan secara bertahap.

“Di kelurahan ada beberapa yang bisa, kemarin sudah dicoba karena Diskominfo (Dinas Komunikasi dan Informatika) Kota Surabaya sudah membantu meletakan jaringan di situ. Tapi belum semua, ini masih proses. Harapannya dalam waktu dekat kelurahan lainnya juga bisa, tapi yang pasti bisa di kecamatan dan di Siola,” terang dia.

Lebih lanjut, Agus Sonhaji menyampaikan, bagi masyarakat yang tidak memiliki ponsel berbasis Android bisa meminta administrasi kependudukan (adminduk) secara manual. “Bisa minta dicetakkan biodata kependudukan WNI atau Suket (Surat Keterangan) e-KTP, ada opsi lain yang manual. Intinya tak usah risau dengan dispenduk,” kata dia.

Untuk itu, Agus Sonhaji memastikan, belasan ribu blangko e-KTP telah masuk tahap proses pencetakan. Sebab, kemampuan cetak dalam sehari mencapai 1.000 blangko. “Maka masyarakat mohon menunggu sebentar, antrean pasti akan habis. Bergiliran warga pasti mendapatkan (e-KTP),” pungkas dia. KBID-HMS/BE

Related posts

Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas dari Atas hingga Bawah Tegakan Displin Prokes Masyarakat

RedaksiKBID

Covid-19 Masih Tinggi, Komisi D Dorong Pemkot Surabaya Sediakan Banyak Rumah Sakit Darurat

RedaksiKBID

Layanan Terpadu Polresta Sidoarjo di Car Free Day Disambut Positif Masyarakat

RedaksiKBID