KampungBerita.id
Kampung Raya Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Wacana Penambahan Dapil Kota Surabaya, KPU Tunggu Regulasi dan Data Resmi

Ketua KPU Kota Surabaya, Soeprayitno.@KBID-IST/2025.

KAMPUNGBERITA.ID-
Sejumlah partai politik (parpol) mendukung wacana penambahan Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Surabaya pada Pemilu 2029. Bahkan, partai-partai mendesak agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya segera melakukan kajian potensi pemilih tiap-tiap kecamatan, sehingga penataan dapil nantinya berdasarkan pemilih.

Menanggapi ini, Ketua KPU Kota Surabaya, Soeprayitno
menegaskan, pembahasan soal penataan dapil dan kemungkinan penambahan kursi DPRD Surabaya untuk Pemilu 2029 belum akan dilakukan dalam waktu dekat.

Dia mengatakan, tahapan tersebut masih menunggu dasar hukum dan data kependudukan yang sah dari Pemerintah Pusat. “Untuk kajian dapil itu masih jauh api dari panggang. Sekarang belum waktunya, karena kami masih menunggu regulasi dan data resmi,” ujar dia, Selasa (7/10/2025).

Seperti diketahui, KPU Surabaya melakukan silaturahmi
dan komunikasi politik lintas partai. Silaturahmi merupakan bagian dari program kerja KPU untuk menjalin komunikasi politik dengan seluruh partai peserta Pemilu 2024. “Ada 18 partai peserta Pemilu 2024 yang menjadi sasaran silaturahmi, dan kami kunjungi berdasarkan nomor urut partai agar adil bagi semua,”ungkap dia.

Saat roadshow ke partai politik, KPU juga menampung berbagai aspirasi dari partai politik, termasuk soal wacana penambahan dapil di Kota Surabaya untuk Pemilu 2029. Namun, KPU menegaskan bahwa pembahasan tersebut belum masuk tahapan aktual.

Dia menjelaskan, hingga saat ini KPU Surabaya belum menerima daftar kependudukan bersih dari Ditjen Adminduk Kemendagri yang nantinya akan diserahkan melalui KPU RI. Selain itu, KPU juga masih menunggu hasil kodifikasi rancangan Undang-Undang Pemilu terbaru sebagai acuan penentuan dapil. “Jadi, posisi kami saat ini masih menunggu. Kalau regulasi dan data resmi sudah turun, baru kami bisa mulai menyusun rancangan dapil sesuai amanat undang-undang,” jelas dia.

KPU Surabaya juga memastikan, ketika proses penyusunan dapil dimulai, semua pihak akan dilibatkan. “Kami akan undang akademisi, partai politik, dan masyarakat agar prosesnya terbuka dan transparan,” tambah dia.

Selain membahas dapil, silaturahmi ini juga menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan antara KPU dan partai politik, sekaligus menyamakan persepsi dalam menghadapi tahapan menuju Pemilu 2029. “Kami ingin menjaga hubungan yang setara dengan semua partai. Semua masukan dari partai akan kami catat dan teruskan ke KPU Provinsi Jawa Timur maupun KPU RI,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Ratih tetap Hadiri Pelantikan Dewan Surabaya

RedaksiKBID

Kasasi JPU Kejari Tanjung Perak Ditolak MA, Ratih Retnowati Bebas

RedaksiKBID

Proteksi Pekerja Rumah Tangga dari Kekerasan, DPRD Surabaya Dukung Pengesahan RUU PPRT

RedaksiKBID