KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Kualitas Udara Kota Surabaya Terbaik, Thony: Ini Bisa Jadi Motivasi Pemkot dan Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH Thony.@KBID-2023.

KAMPUNGBERITA.ID-Kota Surabaya menjadi salah satu daerah yang kualitas udaranya paling baik di Indonesia. Berdasarkan data Indeks Kualitas Udara (IKU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Kota Surabaya menduduki urutan pertama dari 10 daerah lain di Indonesia.

Menurut data IKU KLHK RI pada Rabu (13/9/2023), kualitas udara Kota Surabaya menunjukkan skor IKU 23. Ini artinya kadar polutan di Surabaya sangat minim.

Nilai tersebut berdasarkan klasifikasi IKU KLHK RI yang diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2020, yakni dengan parameter 0-50 baik, 51-100 sedang, 101-200 tidak sehat, 201-300 sangat tidak sehat, dan 300+ berbahaya.

Menanggapi ini,
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, AH Thony sangat mengapresiasi atas keberhasilan Surabaya meraih capaian tersebut.Thony mengatakan, data KLHK ini merupakan hasil kerja keras pemkot, masyarakat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ucapkan selamat pada pemkot dan masyarakat Surabaya bahwa prestasi ini adalah prestasi kita bersama,” ujar dia, Kamis (14/9/2023).

Menurut politisi Partai Gerindra ini, ada beberapa faktor yang ikut berkontribusi terhadap keberhasilan Surabaya meraih penghargaan tersebut. Pertama, upaya penghijauan yang dilakukan oleh pemkot. Diakui Thony, saat ini Surabaya memiliki lebih dari dua juta pohon yang tersebar di berbagai wilayah.

Kedua, kesadaran masyarakat terhadap polusi yang cukup tinggi. Thony menilai, masyarakat Surabaya sudah mulai sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Hal ini terlihat dari banyaknya masyarakat yang peduli terhadap sampah dan tidak membuang sampah sembarangan.

Ketiga, sarana transportasi yang memadai. Thony melihat sarana transportasi di Surabaya cukup memadai untuk mendukung mobilitas masyarakat. Hal ini juga turut berkontribusi terhadap penurunan polusi udara di Surabaya.

“Surabaya memiliki sarana transportasi yang tinggi. Mungkin saja ketika ada kendaraan yang sudah lama, itu langsung ada perbaikan. Kemudian kendaraan lama itu kan banyak yang dilempar keluar daerah,”ungkap Thony.

Untuk itu, dia berharap, penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi pemkot dan masyarakat Surabaya untuk terus menjaga kebersihan lingkungan.

“Ya, semoga penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi kita semua untuk terus menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Thony.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Surabaya yang mau menjaga dan peduli terhadap lingkungannya. Ternyata, bukan hanya karena warganya yang bersedia gotong royong menjaga lingkungan sehingga kualitas udara di Kota Surabaya semakin baik, tapi Pemkot Surabaya juga berperan menjaga lingkungan dengan memperbanyak ruan terbuka Hijau (RTH).

“Saya matur nuwun kepada warga Surabaya yang telah menjaga lingkungan dan menjaga kota. Di antaranya adalah memperbanyak RTH. Karena ketika ada rumah atau tempat pembangunan, syaratnya harus ada RTH, ” tutur Eri Cahyadi. KBID-BE

Related posts

Jadi Penyebab Banjir di Surabaya, Komisi C Minta Pemkot Tertibkan Brandgang

RedaksiKBID

Dua Truk Terlibat Kecelakaan, Tol Sidoarjo Macet Total

RedaksiKBID

Mufti Anam Serukan Penguatan Empat Pilar Kebangsaan di Tengah Dinamika Global

Baud Efendi