KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Pengajuan Saluran Air sejak 2021 Belum Terealisasi, Warga Sambat ke Siti Mariyam Saat Reses di Wiyung

Anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI-P, Hj Siti Mariyam saat melakukan reses di Kecamatan Wiyung.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Memasuki Reses Tahun Persidangan ke-1 Masa Sidang ke-2 Tahun Anggaran (TA) 2025, anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI-P, Hj. Siti Mariyam menggelar penjaringan aspirasi masyarakat di Jalan Raya Menganti, Kecamatan Wiyung, Selasa (11/2/2025) malam.

Reses kali ini dihadiri ratusan warga dan jajaran pengurus partai mulai dari DPC, PAC, Ranting, dan Anak Ranting PDI-P se- Kecamatan Wiyung.

Saat reses banyak warga masyarakat menyampaikan aspirasinya ke Siti Mariyam yang juga anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya Periode 2024-2029.

“Kita melakukan reses kedewanan dengan bertemu kepada warga masyarakat, terutama di wilayah Menganti, Kecamatan Wiyung. Dari reses ini kita bisa tahu apa yang menjadi aspirasi dari warga untuk kita teruskan ke Pemkot Surabaya,”ujar dia.

Dia menjelaskan, saat reses banyak warga mengadukan berbagai persoalan. Mulai dari pendidikan, kesehatan, dan rencana membangun gedung SMP dan rumah sakit. Warga berharap agar tahun ini bisa terealisasi.

“Juga soal pengerjaan fisik mulai 2020 sudah diajukan melalui Musrenbangkel berkali-kali, tapi hanya disurvei-survei saja. Pada pengajuan saluran air dari 2021 belum terealisasi, ini menjadi atensi warga,” terang Siti Mariyam.

Selain itu, kata politisi senior PDI-P Kota Surabaya, warga juga meminta ada intensitas pertemuan lansia seperti dulu sebanyak 12 kali, sekarang ini kan baru 10 kali.

Jadi reses anggota dewan ini, kata Siti Mariyam, sangat penting untuk mengalih atau menyerap kepentingan dan pengaduan warga. Sebagai wakil rakyat wajib untuk memperjuangkan dan mengawal kepentingan masyarakat.

“Reses itu sangat penting untuk menjaring aspirasi masyarakat. Kami juga mengimbau kepada warga untuk menjaga kebersihan, agar musim demam berdarah dan banjir segera tuntas. Selain itu, bagaimana kita agar Surabaya bebas dari banjir,” ungkap dia.

Lebih jauh,Siti Mariyam menyebut ada warga masyarakat Balas Klumprik yang mengusulkan pengajuan masalah pekerjaan box culvert, terus soal keluarga miskin yang tidak mau dipekerjakan. Sebaliknya, yang non-gakin malah ingin bekerja, tapi terganjal aturan.

“Dari pengajuan dan aspirasi warga ini nanti kita tampung dan kita teruskan ke dinas-dinas terkait di Pemkot Surabaya,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Pemkab Bojonegoro Gelar Upacara Hari Kebangkitan Nasional

DJUPRIANTO

Murid PKBM Varian Center 2023 Lulus Semua

RedaksiKBID

Tingkatkan pelayanan, MMPP Polresta Sidoarjo Sediakan Gerai Vaksin Presisi

RedaksiKBID