KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

UNBK Bocor, Kepala Sekolah SMP 54 Surabaya Ditahan

Gedung SMPN 54 Surabaya.@KBID

KAMPUNGBERITA.ID – Unit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Reskrim Polrestabes akhirnya membeberkan keterlibatan Kenny Erviati (KE), Kepala Sekolah SMP 54 Surabaya sebagai tersangka dan melakukan penahanan. Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan penetapan tersangka setelah polisi memeriksa saksi-saksi kasus Kebocoran soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).

Dimana dari hasil pemeriksaan dua tersangka yakni IM (38) dan TG (45) yang bekerja sebagai teknisi sekolah, mengatakan kalau dirinya diminta untuk membobol sever. “Jadi kedua tersangka melakukannya karena adanya permintaan dari KE,” kata Sudamiran, Selasa (8/5).

Sehingga awalnya KE datang ke Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya baru setatus sebagai saksi guna dilakukan pemeriksan sejak Senin (7/5) sore. Kini polisi telah menetapkan sebagai tersangka. “Karena memenuhi bukti, serta untuk pemeriksaan lebih lanjut kami melakukan penahanan,” katanya.

Beberapa tahapan pemeriksaan telah dilakukan kepolisian, termasuk dua kali surat panggilan yang sudah dilayangkan kepada sang kepala sekolah. Sebelumnya dua tersangka lain yaitu pegawai honorer yang bertugas sebagai teknisi IT dan tata usaha telah ditahan oleh polisi lantaran menyadap soal ujian dari komputer siswa ke sebuah bimbingan belajar.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah dicari dan dipanggil tim penyidikan Unit Tindak Pidana Ekonomi (Tipidek) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kepala Sekolah SMPN 54 Surabaya, Keny Erviati akhirnya menyerahkan diri ke polisi setelah menjalani pemeriksaan pada Senin (7/5) malam.KBID-NAK

Related posts

Jatim Raih Juara Umum KSN 2020 dengan 70 Medali

RedaksiKBID

Laksanakan Rangkaian Muscab VI, PKS Surabaya Perkuat Struktur dan Pelayanan kepada Warga

Baud Efendi

Dua Rekor MURI Dipecahkan Muslimat NU dalam Sehari Terkait Komitmen Menurunkan Stunting

RedaksiKBID