Ansor Tuban Berikan WiFi Gratis untuk Anak Sekolah

Tampak sejumlah siswa yang sedang memanfaatkan layana Wifi Gratis yang berikan di Balai Ansor PAC Tuban Kota

KAMPUNGBERITA.ID – Menjawab keluh kesah oarng tau dalam pembelajaran jarak jauh secara Daring. Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tuban mengupayakan penyediaan WiFi gratis bagi para peserta didik. Pasalnya, keterbatasan pembelian kuota internet menjadi satu dari beberapa kendala dalam dunia pendidikan di masa Pandemi Covid-19

Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Tuban, Ahmad Ja’far Ali mengungkapkan, langkah nyata para kader Ansor di beberapa pimpinan anak cabang (PAC) ini diklaim dapat menjembatani PD tetap bisa belajar di saat pandemi Covid-19. Hingga saat ini sudah ada 26 titik dan masih akan terus bertambah.

“Titiknya tersebar di posko maupun rumah kader Ansor,” ungkap Gus Afa, sapaan akrabnya, Jum’at (14/8/2020).

Dijelaskan Gus Afa, beberapa Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang sudah melaksanakan seperti PAC Kerek, Singgahan, Rengel Plumpang, Bangilan, Merakurak, Widang, Montong, Tuban Kota, Jatirogo, palang, Parengan, Soko, dan Senori. Lewat gerakan ini, Ansor memfasilitasi jaringan internet secara cuma-cuma.

“Program WiFi Gratis untuk siswa ini sengaja dicanangkan sebagai respons inisiasi Pimpinan Pusat Ansor atas dinamika sosial yang dialami masyarakat saat pandemi ini,” tandasnya.

Masih Gus Afa, program WiFi gratis merupakan bentuk tanggungjawab sosial Ansor demi cita-cita Indonesia untuk mencerdaskan anak bangsa. Untuk itu semua kader satu komando untuk menggelar program ini di masing-masing tingkatan.

“GP Ansor mendorong untuk semua pihak, untuk bisa membantu kelancaran penbelajaran secara daring, sebab masih dimungkinkan wilayah yang belum tersentuh,” pungkasnya menandaskan.

Sementara itu, putra (8) salah satu siswa SDN Latsari yang menfaatkan wifi gratis di balai Ansor PAC kota, merasa senang mendapat fasilitas ini secara cuma-Cuma. Apalagi di masa virus korana ini, siswa diberikan tugas secara online. Jadi untuk mengerjakannya dibutuhkan kuota internet untuk mengaksesnya.

“ Senang mas. Enak dapat wifian gratis, lumayan bisa hemat kuota,” kota putra saat ditemui dilokasi.

Pihaknya berharap, program seperti ini akan tetap berlanjut sampai dengan pembelajaran secara tatap muka bertemu guru secara langsung di buka kembali.(KBID-dur)