KampungBerita.id
Tapal Kuda Teranyar

Geger, Seorang Istri Meninggal karena Kelamin Suami Kebesaran

Basar saat diminta klarifikasi di Mapolres Probolinggo

KAMPUNGBERITA.ID – Heboh, gara-gara meninggalnya Jumantri (23) akibat kabar terlalu besarnya kemaluan suaminya, Basar, yang berujung laporan ke Polsek Maron. Kasus itu langsung heboh, karena isu yang berkembang Jumantri meninggal disebabkan kemaluan suaminya yang kebesaran.

Warga yang tinggal bersama istrinya di RT/RW 03/01, Dusun Brukan, Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo itu merupakan sepasang pengantin baru.

Kasus kematian Jumantri itu sempat melebar, lantaran orang tua Jumantri, Nedi Sito (55) melaporkan kasus kematian ke Polsek Maron. Namun, kasus itu tidak dilanjutkan lantaran kedua belah pihak sepakat berdamai dan Nedi Sito mencabut laporan kasusnya.

Namun, kasus itu menjadi viral. Lantaran, berita yang dihembuskan kematian Jumantri disebabkan oleh kemaluan sang suami Basar yang terlalu besar. Padahal, setelah dimediasi polisi, penyebab kematian Jumantri bukan disebabkan kemaluan suaminya, tetapi karena penyakit epilepsi yang diderita Jumantri.

Ceritanya, saat malam pertamanya pasangan pengantin itu melakukan hubungan badan suami istri. Diduga, saat itulah penyakit epilepsi yang diderita Jumantri kambuh dan menyebabkan Jumantri meninggal dunia.

Dari Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, jika malam itu mereka berdua melakukan hubungan badan dibenarkan oleh orang tua perempuan Jumantri. Bahkan, orang tuanya senang melihat anaknya telah melakukan hubungan badan, dan dia kembali ke kamarnya.

Namun, ibu Jumantri tetap memonitor anaknya. Usai berhubungan badan, sang ibu kembali mengintip anaknya, ketika suaminya sudah keluar kamar. Dia melihat, anaknya Jumantri tengkurep diatas tempat tidurnya. Ibu korban, mengira jika Jumantri sudah tertidur.

Paginya, Jumatri meninggal dunia dan setelah kepalanya diangkat dari mulutnya keluar busa meski tidak terlalu banyak. Warga pun heboh lantaran korban yang sehat walafiat tiba-tiba ditemukan meninggal. KBID-PRO

 

Related posts

Pj. Bupati Bojonegoro dampingi Menteri Pemuda dan Olahraga RI Buka Kegiatan Kejuaraan Tarkam Tahun 2024

DJUPRIANTO

Komisi B Dukung PemkotĀ Tertibkan Pedagang Pasar Tumpah di Jalan Gresikan, Direlokasi ke Pasar Tambahrejo

Baud Efendi

Sanksi Larangan Kunker Anggota Dewan Surabaya terus Diprotes, Ketua BK: Itu Sudah Benar

RedaksiKBID