Istri Almarhum Cak Nur Terpapar Covid-19 dan Dilakukan Isolasi Mandiri

KAMPUNGBERITA.ID – Meninggalnya Plt. Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo segera melakukan Tracing terhadap keluarga Almarhum dan orang yang melakukan kontak dengan Almarhum sebelum meninggal. Dan akan melakukan penyemprotan Disinfektan di rumah dinas.

Setelah Almarhum Nur Ahmad Syaifuddin dinyatakan meninggal terpapar Covid19 hasil dari Swab Test. Kadinkes menyatakan, bahwa istri Almarhum juga positif Covid-19. Hal ini diketahui setelah istri almarhum juga melakukan Swab Test.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Syaf Satriawarman, saat ini yang sudah terdiagnosa positif Covid-19 dari riwayat kontak Nur Ahmad ialah istrinya.

“Anak-anaknya besok akan kami swab juga. Sementara yang baru kami ketahui Ibu (istri Nur Ahmad),” kata Syaf.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo juga akan melakukan Tracing kepada Anggota DPRD Sidoarjo yang saat itu melakukan Rapat Paripurna yang juga dihadiri oleh Almarhum, Nur Ahmad Syaifuddin pada hari, Rabu (19/8/2020) lalu.

“Iya kami akan tracing kepada anggota DPRD Sidoarjo yang saat itu melakukan rapat paripurna pada hari, Rabu lalu yang juga dihadiri oleh Almarhum, Nur Ahmad Syaifuddin,” tambahnya.

Sementara itu, yang ikut Plt. Bupati Sidoarjo saat perjalanan dinas ke Jakarta. Nantinya juga akan dilakukan Tracing. Dikawatirkan, mereka yang ikut ke Jakarta tidak menutup kemungkinan terpapar Covid-19.

Sementara kemarin, salat jenazah digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Jenazah Cak Nur tidak diturunkan namun tetap berada di dalam mobil ambulan. Sementara ratusan pelayat dari pejabat ASN, mulai kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forkopimda Kab. Sidoarjo dan lainnya berdatangan masuk area yang menghubungkan Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo. Mereka kemudian melakukan salat jenazah.KBID-RIZ