KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Ketua Komisi A Bantah Siapkan Pembentukan AKD

 

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni.@KBID-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-Anggota DPRD Kota Surabaya terpilih periode 2024-2029 belum saja dilantik, tapi sudah ribut soal perebutan Posisi Alat Kelengkapan Dewan (AKD). Isu yang beredar, Ketua DPRD Komisi A DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni bermanuver dalam pembentukan AKD secara tidak proporsional.

Ketika dikonfirmasi terkait isu tersebut, Arif Fathoni membantah jika Komisi A sedang mempersiapkan pembentukan AKD untuk periode 2024-2029. Ini sekaligus mematahkan bahwa Partai Golkar Kota Surabaya berencana membentuk AKD secara tidak proporsional.

“Ya, kami sadar diri bahwa Golkar berada pada urutan keempat, sehingga rumor Golkar ingin membentuk AKD secara tidak proporsional itu tidak benar,”ujar dia.

Lebih jauh, Toni, panggilan Arif Fathoni, menyampaikan secara prosedur, mekanisme pembentukan AKD masih harus menunggu pelantikan anggota DPRD. Selain itu, kewenangan membentuk AKD juga harus melibatkan seluruh partai, khususnya PDI-P yang memperoleh kursi terbanyak dalam Pileg 2024, yakni 11 kursi.

“Tidak ada Golkar merancang AKD secara tidak proporsional, kami taat dengan aturan yang berlaku. Pembentukan AKD nanti akan melibatkan ketua partai. Sementara di Komisi A yang jadi ketua partai, kan hanya saya. Jadi enggak mungkin saya merancang pembentukan AKD,” tandas dia.

Seperti diketahui, AKD di DPRD Kota Surabaya terdiri dari Komisi-Komisi, Badan Pembentukan Peraturan Daerah, Badan Kehormatan, dan Badan Anggaran dan Badan Musyawarah. Pembentukan AKD juga nantinya akan disusun setelah anggota legislatif terpilih membuat tata tertib (tatib) DPRD Kota Surabaya.

Toni menegaskan untuk saat ini masih terlalu dini untuk menentukan posisi AKD di DPRD Kota Surabaya.

“Masih belumlah, kami di Golkar tidak melakukan manuver itu,” pungkas dia.

Dampak dari beredarnya isu tersebut, Toni sempat dikonfirmasi Ketua DPD PKS Kota Surabaya, Johari Mustawan, yang menanyakan kenapa PKS tak dilibatkan dalam pembentukan AKD.

Sayangnya Bang Jo, panggilan Johari Mustawan, yang kali ini terpilih menjadi anggota DPRD Kota Surabaya, belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini.KBID-BE

Related posts

Serius Maju Pilkada 2020, Kang Yudi Ingin Tuban Lebih Baik

RedaksiKBID

Polresta Sidoarjo Amanakan Pelaksanaan Ibadah Paskah Umat Kristiani

RedaksiKBID

Launcing Tahapan Pilkada, KPUD Pamekasan Berharap Pemilu Berjalan Aman

RedaksiKBID