KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Komisi B DPRD Surabaya Minta Layanan PDAM dan Program Bedah Rumah Diperbaiki

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anugrah Ariyadi.@KBID2018

KAMPUNGBERITA.ID – Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anugrah Ariyadi SH menerima sejumlah keluhan terkait layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya dan Program Bedah Rumah yang dilakukan Pemkot Surabaya.

“Ada sekitar 20 Kepala Keluarga menyampaikan keluhannya terkait belum teralirinya saluran air bersih PDAM,” kata Anugrah. Selasa (06/11)

Anugrah Ariyadi mencontohkan seperti keluhan warga Pucangan Alun-alun, Kelurahan Kertajaya Kecamatan Gubeng terkait aluran air bersih PDAM langsung ditindaklanjuti. Sedikitnya 8 warga Pucangan Alun-alun RT 3 belum mendapatkan aliran air bersih PDAM.

”Nyuwun tolong pak ada warga binaan kami yang belum mendapatkan aliran air bersih PDAM atas nama Supriyatin warga Juwingan I nomor 25,” kata Anugrah Ariyadi pada Direktur Pelayanan PDAM Surya Sembada Surabaya, Anizar saat mengonfirmasi terkait keluhan warga tersebut.

Mendapat permintaan dari Wakil Ketua Komisi B ini, Anizar langsung cepat merespon untuk segera ditindak lanjuti. ”Siap pak segera kami tindak lanjuti untuk pemasangan kerumah yang bersangkutan,” jawab Anizar.

Anizar menambahkan, PDAM segera mengirimkan orang untuk secepatnya disambung aliran air bersih. Anugrah juga menjelaskan mereka telah melayangkan permohonan secara kolektif selama satu tahun lebih kepada PDAM. Namun, kata dia, hingga kini aliran saluran air bersih PDAM belum juga bisa dinikmati warga Pucangan itu.
Menjawab keluhan warga RW 7 Pucangan Alun-alun, Anugrah mengatakan prosedur pengajuan harus dalam bentuk tertulis berupa proposal.

“Silahkan bapak ibu buat proposal yang ditandatangani oleh ketua RT/RW syukur-syukur diketahui pihak Kelurahan. Proposalnya kami tunggu. Saya akan perjuangkan pengajuan proposal yang bapak ibu sampaikan,” tegas Anugrah.

Selain meminta layanan PDAM diperbaiki, Anugrah juga menerima keluhan program bedah rumah. Dia pun langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial yang menangani bedah rumah.

Anugrah berharap, program bedah rumah yang bermanfaat bagi masyarakat miskin bisa diperbaiki dari sisi transparansi dan pelaksanaan di lapangan. ”Banyak yang berharap banyak atas progra itu, kalau tidak diperbaiki sistemnya bisa terjadi penyimpangan,” katanya.

Dia menegaskan, warga yang ingin rumahnya diperbaiki bisa mengajukan permohonan kepada Dinas Sosial Kota Surabaya. Setelah itu, Dinas Sosial bakal turun ke lapangan untuk melihat lokasi rumah yang akan diperbaiki. (*)

Related posts

Suara terus Merosot, Forum Pendiri Partai Demokrat Desak KLB

RedaksiKBID

Bahas Raperda Perumdam Majapahit,  Pansus II Mojokerto Konsultasi ke Perpamsi Jakarta

RedaksiKBID

Kontrak Diputus dan PT Pesta Pora Abadi Tunjuk Vendor Baru, Pengelola Parkir Mi Gacoan se Surabaya Wadul DPR

Baud Efendi