KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Pemilu 2029, Golkar Surabaya Pasang Target 10 Kursi DPRD, Akmarawita: Kami Siap Hadapi Pemekaran Dapil

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, dr Akmarawita Kadir.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-DPD Partai Golkar Surabaya mematok target tinggi pada Pemilu 2029. Partai berlambang pohon beringin itu menargetkan meraih 10 kursi di DPRD Kota Surabaya. Jumlah itu dua kali lipat dari perolehan saat ini yang hanya lima kursi.

Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Akmarawita Kadir mengatakan, target tersebut sudah menjadi komitmen sejak kepengurusannya dilantik dan dikukuhkan DPP Partai Golkar. “Target kita sama dengan DPD Kabupaten/Kota di wilayah lain, yaitu meningkatkan jumlah suara. Insyaallah Partai Golkar Surabaya menargetkan 10 kursi dari 5 kursi yang ada sekarang di DPRD Kota Surabaya,” ujar dia belum lama ini.

Guna mewujudkan target tersebut, lanjut dia, Golkar Surabaya mengandalkan konsolidasi hingga akar rumput. Strategi utama adalah memadatkan program kerja di tingkat Pimpinan Kecamatan dan Kelurahan. “Ya, strategi kita banyak.Di antaranya, memadatkan program-program kerja di tingkat PK (Kecamatan) dan PL (Kelurahan), karena suara itu asalnya dari tingkatan paling bawah. Dari kelurahan, dari RT, bahkan ke keluarga,” jelas Akmarawita.

Dia menyebut slogan “Golkar Surabaya Selalu di Hati Arek Suroboyo” menjadi payung program kerja partai. Program itu dijalankan mulai tingkat kota, kecamatan, hingga kelurahan.

Terkait wacana pemekaran daerah pemilihan (Dapil) di Surabaya, Akmarawita yang juga anggota DPRD Kota Surabaya ini mengaku, Partai Golkar masih menunggu keputusan pusat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Surabaya sudah mencapai tiga juta jiwa dengan sebaran luas. Sehingga potensi dapil bertambah menjadi tujuh atau delapan sangat besar.
“Kita masih wait and see. Kalau dilihat data penduduk kita sudah tiga juta, kemungkinan dapil akan memekar. Kalau bisa tujuh atau delapan. Jumlah anggota dewannya juga pasti bertambah. Ini tantangan buat kita,”tegas dia.

Lebih jauh, Akmarawita menuturkan, Golkar Surabaya telah menyiapkan beberapa skenario menghadapi pemekaran dapil. Termasuk pemetaan ulang calon legislatif (caleg) dan konstituen sesuai peta dapil baru. Kalau skenario A strateginya seperti ini, skenario B seperti ini. “Jadi, kita sudah punya strategi. Termasuk menata kembali teman-teman caleg yang nanti tersebar di beberapa dapil. Konstituen yang datanya sudah kami punya juga akan kita tata,” terang dia.

Akmarawita memastikan koordinasi internal dan pemetaan data sudah dilakukan sejak lama. Pihaknya sudah membuat proyeksi untuk skenario dapil tujuh, delapan, hingga sembilan. “Kita tinggal tunggu digedok dari Pusat, Surabaya mau dijadikan berapa dapil,”ungkap dia.

Dia menambahkan, secara teknis penambahan dapil dalam jumlah wajar bisa menguntungkan Partai Golkar. Namun jika dapil bertambah terlalu banyak, misalnya sampai 10 dapil, maka diperlukan strategi ekstra untuk mendongkrak suara di Kota Surabaya. KBID-BE

Related posts

Buka Kampung Literasi, Arumi Bachsin Kagumi Semangat Masyarakat

RedaksiKBID

Papan Reklame sebagai Media Promosi Tergerus Medsos

RedaksiKBID

Diprediksi Bersikap Sama dengan Mega, Risma Tak Mau Ikut Campur soal PDIP Surabaya

RedaksiKBID