
KAMPUNGBERITA.ID – Percasi Kota Surabaya mengapresiasi kreativitas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Catur Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang menggelar turnamen catur tingkat nasional bertitel “Unesa Chess Tournament (UCT) yang berlangsung selama dua hari, 29-30 Juli 2021.
Meski turnamen catur ini digelar di masa pandemi Covid-19, dan dipertandingkan secara daring via zoom meeting, namun tak mengurangi greget turnamen tersebut. Buktinya, event nasional ini diikuti 267 pecatur dari kalangan pelajar (SMA/SMK) dan mahasiswa aktif.
“Saya lihat antusiasme dari peserta catur pelajar dan mahasiswa luar biasa sekali. Bahkan, melebih target,” ujar Sekretaris Percasi Surabaya Hesnud Daulah dalam sambutannya Kamis (29/7/2021).
Antusiasme peserta ini, diakui Hesnud, karena pecinta catur sudah dua tahun ini tidak ada turnamen offline karena pandemi Covid-19. Berkat kreativitas teman-teman UKM Catur Unesa, akhirnya turnamen catur ini dapat diselenggarkan melalui online dengan menggunakan aplikasi Lichess.
Sementara
Ketua Umum Percasi Surabaya, H Budi Leksono juga turut mendukung penuh adanya turnamen catur yang digagas UKM Catur Unesa. Sehingga di Surabaya tetap ada pertandingan catur meskipun d selenggarakan melalui daring.
Cak Buleks, panggilan Budi Leksono, berpesan kepada segenap panitia dan peserta agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes), meski turnamen ini dilaksanakan melalui daring.
Selain itu, Cak Buleks yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya ini juga meminta kepada para peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas. Lantaran pertandingan catur online kerap sekali para pemain menggunakan bantuan engine atau pihak lain (joki).
“Saya minta kalian bermain sportif dan jujur karena kalian semua adalah calon generasi penerus bangsa, “pungkas dia. KBID-BE
