KampungBerita.id
Kampung Bisnis Teranyar

Perkuat UMKM, Jatim Siapkan Pasar Produk Halal

KAMPUNGBERITA.ID – Dominasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian di Jawa Timur membuat Pemerintah Provinsi tengah mempersiapkan pasar produk halal. Nantinya semua produk UMKM bersertifikasi halal, khususnya produk makanan dan minuman akan mengisi pasar ini.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Timur Mas Purnomo Hadi mengatakan, pihaknya telah menganggarkan Rp 60 milliar untuk memfasilitasi UMKM mendapatkan sertifikasi halal. Menurutnya berdasarkan Data Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jatim menyebutkan bahwa UMKM yang memiliki sertifikasi halal baru 40 persen.

“Dengan biaya sekitar Rp 3 hingga 5 juta sekali urus dan masa berlaku hanya dua tahun, membuat UMKM menganggap sertifikasi halal sebagai momok. Mereka menilai tarif sebesar itu terlalu mahal,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Purnomo ini mengatakan, produk UMKM di Jawa Timur yang paling mendominasi adalah sektor makanan dan minuman. Dari 12,1 juta usaha kecil menengah di Jatim, 60 persennya adalah makanan dan minuman. Kemudian diikuti fashion sebesar 30 persen. Sisanya perhiasan, manik-manik dan kerajinan tangan. “Meskipun mendominasi, namun banyak pengusaha UKM sektor makanan dan minuman yang masih kesulitan mendapatkan sertifikasi halal,” katanya.

Lebih lanjut, Purnomo mengatakan anggaran Rp 60 milliar setiap tahun ini tidak hanya digunakan pengurusan sertifikasi. Akan tetapi juga untuk pelatihan, pendampingan vokasional dan promosi bagi UMKM yang baru berkembang. “Kami fasilitasi dan dampingi agar mereka benar-benar bisa mendapatkan sertifikasi yang dapat memenuhi standar seperti BPOM dan halal. Akan tetapi terbatas,” ujarnya.

Ia menegaskan saat ini pasar ekspor makanan halal yang sedang dibidik adalah Timur Tengah. Pasalnya belum terlalu banyak produk UMKM ke negara Arab. “Bahkan persentasenya juga tak begitu besar. Karena sebagian besar masih dibawa oleh tamu. Saat ini yang sudah kita bidik adalah Malaysia, Singapura dan Thailand. Kami juga melakukan kerjasama bisnis to bisnis, membawa UMKM ke pameran di luar negeri hingga mendatangkan pembeli terus dilakukan,” katanya. KBID-NAK

Related posts

Tingkatkan Respons Cepat Kepolisian, Pemkot Surabaya Serahkan Hibah Rehabilitasi Asrama Koblen

DJUPRIANTO

Pandemi Masih Berlangsung, Umat Buddha Sidoarjo Ibadah Waisak secara Virtual

RedaksiKBID

BNNK Sidoarjo Musnahkan Barang Bukti Sabu yang Dipasok dari Malaysia

RedaksiKBID