KampungBerita.id
Matraman Teranyar

Pertengahan Maret, Ruas Tol Ngawi-Wilangan akan Dibuka

Ruas Tol Ngawi sudah disiap digunakan

KAMPUNGBERITA.ID – Pembukaan jalan tol Trans Jawa ruas Solo-Kertosono (Soker) bakal dilakukan dalam empat tahap dimulai dari jalur Ngawi-Wilangan, Jawa Timur (Jatim), pada pertengahan Maret mendatang.

Ruas tol Ngawi-Wilangan sudah diuji kelayakan dan fungsinya, tinggal menunggu penetapan tarif. Setelah ruas Ngawi-WIlangan, giliran ruas Kartasura-Sragen sepanjang 35 kilometer yang akan dioperasikan. Bila tidak ada kendala ruas tersebut dibuka pada awal April tahun ini.

Setelah itu dilanjutkan pengoperasian ruas Pungkruk, Sragen sampai Ngawi sepanjang 50 kilometer awal Mei 2018. Sedangkan ruas Wilangan-Kertosono sepanjang 40 kilometer akan dioperasikan akhir 2018.
Penjelasan tersebut disampaikan Direktur PT Jasamarga Solo-Ngawi (JSN), David Wijayatno, saat diwawancarai wartawan seusai sosialisasi penggunaan uang elektronik jalan tol.

“Ruas Wilangan-Kertosono dioperasikan paling terakhir, kemungkinan akhir 2018. Tapi saat arus mudik Lebaran tahun ini insya Allah bisa difungsikan. Dari Solo-Surabaya nyambung,” tutur dia.

Menurut David, pengerjaan ruas Karanganyar-Pungkruk, Sragen, hampir selesai alias tinggal proses finishing. Pekerjaan yang masih dilakukan saat ini yakni jalur overpass dan jalan desa.

Overpass yang sedang dikebut pengerjaannya di antaranya di Pringanom, Masaran, dan Purwosuman, Sidoharjo. “Yang belum selesai itu. Lainnya sudah mendekati penyelesaian,” imbuh dia.

Sedangkan progres ruas tol Pungkruk-Ngawi masih terhambat pembebasan lahan. Dia berharap pembebasan lahan dan penyelesaian jalur overpass bisa dikebut agar tuntas sesuai jadwal. “Progres pengerjaan fisik di jalur yang menjadi tanggung jawab kami di kisaran 95 persen. Tinggal penyelesaian beberapa overpass. Untuk main road jalan tol sudah rampung semua,” kata dia.

Ihwal tarif jalan tol Soker, menurut David, merupakan kewenangan Kementerian Keuangan. Setelah proyek tuntas, tim dari Kemenkeu dan polisi akan melakukan studi laik operasi dan laik fungsi jalan. Begitu dinyatakan lulus uji, pemerintah akan mengeluarkan sertifikat wilayah operasi dan izin operasi. Disinggung protes warga Krikilan, Masaran, yang kebanjiran, dia sudah melakukan pendekatan kepada warga.

“Tim kami sudah melakukan pendekatan untuk mencari solusi terbaik. Jangan sampai rakyat terdampak proyek dengan terkena banjir. Pasti kami lakukan upaya penanganannya,” katanya. KBID-NAK

Related posts

Terjatuh, Pelatih Anggar Puslatda Jatim Meninggal Dunia

RedaksiKBID

Bersama Forkopimda, Pemkot Mojokerto Pastikan Siap Sukseskan BIAN

RedaksiKBID

Tak Diambil Pemilik, Ratusan Motor Hasil Razia Mangkrak di Kantor Satlantas Polresta Sidoarjo

RedaksiKBID