Tambah Tujuh Kasus Baru, Kini 51 orang di Tuban Terpapar Virus Korona

Saat para petugas medis melakukan doa bersama, sebelum bertugas merawat pasien Covid-19

KAMPUNGBERITA.ID – Tujuh kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tuban, Selasa (2/6/2020). Kini secara komulatif pasien yang terpapar sebanyak 51 orang, terdiri empat orang dinyatakan tiga orang meninggal dunia dan sisanya masih dilakukan perawatan medis.

“Dari hasil Tes RT-PCR yang dikeluarkan oleh Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Surabaya ada penambahan konfirmasi positif dari Cluster Tambakboyo, Cluster Pasar Tambakboyo, Cluster Grabagan dan PDP asal Kecamatan Palang,”jelas Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariya kepada awak media.

Tercatat, ketujuh konfirmasi positif tersebut adalah penambahan dari Cluster Tambakboyo yaitu Perempuan (32) asal Tambakboyo. Selain itu dari Cluster Pasar Tambakboyo ada tiga orang yaitu Laki-laki (45) dan perempuan (38) asal Bancar serta perempuan (57) asal Tambakboyo.

“Sementara dari Cluster Grabagan terjadi penambahan Konfirmasi Positif, Laki-laki (22) dan perempuan (12) asal Grabagan. Hari ini juga ada penambahan Konfirmasi Positif yang sebelumnya PDP yaitu Perempuan (46) asal Palang.”beber Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten ini.

Penambahan kasus juga terjadi pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Terdapat penambahan empat PDP baru yang jika dirinci adalah Laki-laki (29)) asal Jombang yang tinggal di Kecamatan Rengel, Laki-laki (53) asal Kecamatan Semanding dan Laki-laki (51) asal Kecamatan Tuban serta satu PDP baru dalam kondisi sudah meninggal dunia adalah perempuan (45) asal Kecamatan Jatirogo dimana hasil rapid tes menunjukkan reaktif.

Berdasarkan data peta sebaran Covid-19 Kabupaten Tuban, per tgl 2/6/2020 hingga pukul 18.00 WIB Jumlah kumulatif ODP sebanyak 634 orang dengan keterangan sebanyak 521 orang selesai pemantauan dan 113 orang masih dalam pemantauan.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 64 orang. Dari jumlah tersebut tercatat 29 orang sembuh; 15 orang meninggal dunia; dan sisanya yang masih dalam pengawasan sebanyak 20 orang. (KBID-Kim)