Tempat Dugem dan Wisata di Malang Ditutup Semantara Akibat Wabah Corona

Wali Kota Malang Sutiaji saat diwawancarai oleh awak media, usai rakor pembahasan rencana penutupuan tempat dugem maupun wisata selama 14 hari di Kota Malang. KBIDHumas2020

KAMPUNGBERITA.ID – Selain menetapkan kebijakan libur sekolah sementara selama 14 hari, langkah tegas diambil Wali Kota Malang, Sutiaji demi menindaklanjuti instruksi dari pemerintah pusat mengenai Penetapan Status KLB Convid 19.

Langkah tegas itu disampaikan saat rapat koordinasi (rakor) dengan Forkopimda dan seluruh Kepala OPD Pemkot Malang, di ruang sidang Balaikota, Senin (16/3).

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Malang Sutiaji menegaskan, pengendalian dengan menggunakan anggaran tak terduga khususnya untuk bencana. Diperuntukkan mengendalikan dan mengantisipasi serta mencegah virus Corona lebih luas.

“Wabah virus Corona adalah bencana non alam, saat ini lagi merebak di banyak negara. Harus diantisipasi dan dicegah semaksimal mungkin peredarannya,” tegas Sutiaji.

Pria asli Kabupaten Lamongan kembali menandaskan, kegiatan yang melibatkan banyak orang. Untuk sementara waktu ditangguhkan dulu atau ada pengawasan secara ketat sesuai SOP yang ada.

Salah satu yang menjadi atensi kami adalah kegiatan di Cafe, tempat hiburan malam (dugem) maupun keramaian seperti sarana wisata (rekreasi). “Selama 14 hari akan dilakukan penutupan sementara, dalam waktu dekat ini,” tandasnya.

Menurutnya, bertujuan untuk mengurangi pergerakan massa atau potensita berkumpulnya warga. “Pastinya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 lebih luas,” ujarnya.

Kembali Sutiaji mengatakan, ketika aturan tersebut diterapkan. Masyarakat harus tetap tenang dan meyakini, “Bahwa negara senantiasa hadir serta cepat tanggap dalam menyelesaikan kasus Covid-19 ini. Panic Buying kita tekan sekecil mungkin di Kota Malang,” katanya.

“Kami meminta kepada ASN untuk menunda perjalanan dinasnya ke luar kota. Selain itu, ASN juga mesti lakukan penjadwalan ulang. Terkait kunjungan tamu dari luar selama 14 hari kedepan,” pungkasnya. KBID-WAN