Tetapkan Andy Budiman Pemenang Konvensi, PSI Buka Opsi Koalisi

Andy Budiman.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Setelah melakukan berbagai tahapan seleksi yang ketat, akhirnya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menetapkan Andy Budiman sebagai pemenang konvensi Pilkada Surabaya 2020.

“Penilaian para juri dalam seleksi wawancara menghasilkan Andy Budiman sebagai peraih skor tertinggi. Karena itu, DPP PSI menetapkannya sebagai pemenang,”ujar Ketua Konvensi Pilkada PSI, Isyana Bagoes Oka, dalam keterangan tertulis, Minggu (12/7/2020).

Andy Budiman meraih skor 65,67. Selanjutnya, Firmansyah Ali (65,5), Dwi Astutik (54), Zahrul Azhar Asumta (53,6), Sally Azaria (53), dan Budi Santoso (52,8). Skor maksimal adalah 70.

Andy pernah belasan tahun menjadi jurnalis. Terakhir ia bertugas di Bonn sebagai redaktur Deutsche Welle, kantor berita publik Jerman. Pada Pemilu 2019, ia menjadi caleg PSI untuk DPR RI dari dapil Jawa Timur 1 (Surabaya dan Sidoarjo) .

Terkait situasi pandemi Covid-19 yang masih belum membaik di Surabaya, PSI memutuskan untuk meniadakan tahapan survei dan sepenuhnya menggunakan skor wawancara para juri.

“Hal paling utama adalah kesehatan dan keselamatan warga Surabaya. Maka kami tidak ingin mengambil risiko terkait penyebaran virus saat survei dilakukan,” ujar Isyana.

Dalam dua gelombang seleksi wawancara, ada 15 peserta yang terlibat. Mereka diwawancarai sejumlah panelis di antaranya Mari E. Pangestu (Direktur Pelaksana Bank Dunia), Hamdi Muluk (Guru Besar Psikologi UI), Djayadi Hanan (Direktur Eksekutif LSI), Iman Usman (pendiri Ruang Guru), Philips J. Vermonte (Direktur Eksekutif CSIS), Sirojudin Abbas (Direktur Eksekutif SMRC), dan Bibit Samad Rianto (mantan Komisioner KPK).

Sedangkan panelis dari internal PSI, ada Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie dan Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni.

“Dengan diumumkannya pemenang, proses konvensi untuk Kota Surabaya selesai. Kami berharap transparansi yang telah dirintis PSI dalam konvensi ini mampu memunculkan pemimpin berkualitas dan mau bekerja keras untuk rakyat,” kata Ketua DPD PSI Kota Surabaya, Josiah Michael.

Ketika dikonfirmasi soal pemenang konvensi (Andy Budiman) akan ditawarkan kemana oleh PSI? Josiah Michael yang juga anggota Komisi A DPRD Surabaya ini menyatakan semua tergantung arah koalisi PSI nanti. Dan, kami masih terbuka untuk semua opsi,” tegas dia.

Kalau melihat peta politik saat ini, posisi yang masih terbuka untuk Andy Budiman adalah wakil wali kota. Itu pun cukup berat karena ia harus bersaing dengan calon lainnya yang lebih dulu melakukan sosialisasi ke masyarakat. Apalagi, PDI-P akan mengusung pasangan calon (paslon) dari kader sendiri. Sedang Machfud Arifin juga sedang menyeleksi calon wakil yang ditawarkan oleh delapan parpol pengusung. “Kalau memang posisi wakil wali kota yang memungkinkan, ya tidak masalah,”ungkap dia.

Ketika didesak arah politik PSI, ke PDI-P atau delapan parpol pengusung MA? Josiah Michael tampaknya masih menyimpan rapat-rapat. Karena masih ingin melihat dulu pasangan calon dari kedua kubu yang akan bertarung pada Pilkada Surabaya 2020. ” Masih dijajaki dan semua opsi masih terbuka,”pungkas dia. KBID-BE