Unggah Video Laka Anggota PJR di Medsos, Pengemudi Pick-Up Diperiksa Polisi


Abdullah Affan saat diperiksa di Mako PJR Tol Jatim 2 di Waru-Sidoarjo.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Hati hati dan waspadalah jika mengunggah Video di Media Sosial. Di Sidoarjo, Seorang Pengemudi Pick-up diperiksa Polisi karena mengunggah dan mengomentari video kejadian kecelakaan sebuah mobil patroli PJR Tol Jatim 2 yang ditabrak Sebuah Truk dari belakang akibat rem blong di KM 07/600 Surabaya.

Abdullah Affan, warga Desa Jekek-Nganjuk diperiksa polisi di Mako PJR Tol Jatim 2 di Waru-Sidoarjo karena mengunggah dan mengomentari Video yang tidak sesuai kenyataan. Dalam video berdurasi 30 detik yang diunggah melalui salah satu medsos itu, pria yang berprofesi sebagai pengemudi sebuah pabrik kasur di Rungkut-Surabaya ini menuduh Petugas PJR mengalami kecelakaan gara-gara menindak dirinya yang melanggar aturan lalu lintas di jalan tol. Padahal realitanya, mobil unit patroli milik PJR Tol Jatim 2 itu mengalami kecelakaan setelah ditabrak sebuah truk dari arah belakang yang mengalami rem blong.

Dalam proses pemeriksaan itu, sang pengemudi pick-up yang mengunggah video kejadian laka mobil patroli PJR Tol Jatim 2 mengakui salah dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya, yang ditulis melalui surat pernyataan bermeterai.

Terkait adanya surat perjanjian permohonan maaf dan tidak mengulangi lagi yang dibuat sang pengemudi pick-up itu, pihak PJR Tol Jatim 2 menyatakan jika masalah tersebut selesai secara kekeluargaan.

“Karena pengemudi Pick-up pengunggah Video yang Viral di Medsos itu sudah minta maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya, maka kami anggap masalah tersebut sudah selesai,” tegas Iptu Roni Faslah Kanit PJR Tol Jatim 2.

Roni berharap, dengan kejadian itu bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak mudah mengunggah rekaman video yang belum jelas keterangan dan realita dilapangan ke Media Sosial yang bisa meresahkan masyarakat. KBID-TUR